Rice telah bertemu dengan Perdana menteri Israel Ehud Olmert di Jerusalem pada Selasa malam saat pasukan Israel yang didukung oleh sejumlah helikopter dan kendaraan lapis baja memasuki wilayah Jalur Gaza menyerang para pejuang Hamas.
Seorang bayi yang baru berumur 2o hari menjadi korban terakhir dari sedikitnya 23 anak-anak Palestina yang meninggal akibat serangan membabi buta Israel sejak pekan lalu, meningkatkan kembali perasaan cemas akan prospek perundingan perdamaian setelah Presiden Mahmud Abbas memutuskan semua kontak dengan Israel Ahad setelah tentara Yahudi membunuh lebih dari 120 warga sipil Palestina.
Seorang Pejuang Palestina juga tewas di antara 10 orang Palestina dan sedikitnya tiga orang lainnya cedera dalam aksi militer Israel Selasa sebelum serangan di malam hari dilakukan.
Rice sebelumnya menyeru kepada Israel harus dapat lebih berhati-hati karena dampak dari operasi militernya yang sebagian besar korbannya adalah warga sipil yang tak berdosa termasuk wanita anak-anak bahkan bayi.
Dia juga menyeru agar kedua belah pihak memperbarui perundingan perdamaian.
"Kami berharap agar perundingan segera kembali berjalan sesegera mungkin ," katanya setelah pertemuan dengan Presiden Abbas.
Ia mengatakan George W.Bush berkeinginan untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung berpuluh-puluh tahun dan menandainya dalam kesepakatan yang ditanda-tangani kedua belah pihak yang akan masuk catatan sejarah sebelum masa tugasnya berakhir pada Januari 2009 dan mengatakan harapan akan hal itu terwujud masih terbuka.
"Saya yakin hal itu masih dapat kita wujudkan," kata Rice kepada pers.
"Bush juga demikian , ia juga masih optimistis akan kemungkinan bagi tercapainya perdamaian yang dicanangkan kembali pada November lalu setelah tujuh tahun prosesnya terhenti.
Presiden AS juga menyeru agar kedua belah pihak segera mengakhiri kekerasan dan menyelesaikan perundingan perdamaian dengan mencapai kesepakatan bersama.
"Sebagaimana dalam setiap proses yang kita ketahui kita harus mundur selangkah untuk dapat maju dua langkah ," kata Bush di Washington.
Abbas tidak mengatakan kapan ia akan kembali memulai perundingan namun menegaskan bahwa negosiasi sangat diperlukan dan kami semua komit untuk hal itu."
Di antara sekian banyak jadwal Rice untuk hari Rabu adalah bertemu dengan Ahmed Qorei yang mengatakan negosiasi akan mencapai titik akhir pada saat Israel menghenti semua aksi kekerasannya di wilayah Palestina.
Sejumlah diplomat senior AS juga akan bertemu dengan Menteri luar negeri Israel Tzipi Livni dan Menteri Pertahanan Ehud Barak.
Presiden Abbas Selasa menyeru agar diberlakukan dan ditaatinya gencatan senjata antara Israel dengan Palestina di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza yang dikelola sejak Juni lalu oleh kelompok Hamas.
"Saya menegaskan pentingnya melaksanakan gencatan senjata secara menyeluruh di wilayah Jalur Gaza agar kita dapat mencapai apa yang kita harapkan dalam tahun 2008 menjadi tahun perdamaian," kata Abbas.
Namun Pihak hamas menolak seruan Presiden Palestina untuk melakukan gencatan senjata dan mengatakan bahwa kesalahan terletak di pundak Israel.
"Kami berpendapat bahwa seruan untuk gencatan senjata yang tidak seimbang karena masalahnya terletak pada fakta adanya "pendudukan wilayah Palestina" dan bukan pada bangsa Palestina," kata juru bicara kelompok Hamas Sami Abu Zuhri.
Rice menegaskan bahwa penembakan roket Palestina harus dihentikan dan kepada Israel yang menerima hujan kecaman dari masyarakat internasional karena menggunakan cara kekerasan yang amat berlebihan selama melakukan aksi militernya tanpa pandang bulu sehingga berjatuhan korban warga sipil yang tak berdosa," katanya.
Namun Ehud Barak mengatakan aksi serangan Israel akan terus berlanjut selama pejuang Palestina memberikan serangan perlawanan berupa penembakan roket dan ia mengatakan tanggung jawab atas terbunuhnya warga sipil di Jalur Gaza ada pada kelompok Hamas. (*/cax)