< >

Phinisi Pukau Pengunjung Java Jazz Festival 2008

Sabtu, 08 Maret 2008 17:21
Kapanlagi.com - Grup band Phinisi asal Makassar meramaikan Jakarta International Java Jazz Festival 2008 dengan mengusung musik etnik dan fusion jazz dalam penampilan di panggung Kausari Lounge, Balai Sidang Jakarta, Jumat malam (7/3).

Phinisi Band adalah Emir (gitar), Yogi (saksofon), Benny (kibor), Alex (bas), Burhan (drum), Eno, Ime, dan Nalo di perangkat etnik gandrang bulo, kacaping dan pui-pui.

Penampilan Phinisi di hari pertama Java Jazz Festival tampak mencuri perhatian penonton terutama dari segi musik yang memadukan unsur etnik dan jazz.

Sebanyak tujuh komposisi mereka bawakan yang semuanya merupakan lagu-lagu daerah dengan notasi jazz diramu bersama musik etnik Sulawesi Selatan.

Lagu Angin Mamiri yang diaransemen ulang dengan musik yang cepat dan rancak mendapat sambutan yang meriah dari puluhan penonton.

Meski tampil tanpa vokalis, penonton yang mengenal lagu-lagu daerah Sulawesi Selatan turut bernyanyi dan bergembira sambil bertepuk tangan.

Phinisi terbentuk pada September 2007 dengan anggota delapan orang yang semuanya telah berusia dewasa, sekitar 40-an. Tidak adanya para pemain muda dalam kelompok ini menurut Burhanudin dikarenakan minat anak-anak muda di Makassar terhadap musik jazz masih kurang.

"Mereka lebih menyukai lagu-lagu pop dan rock ketimbang berimprovisasi dalam jazz," katanya.

Burhan mengungkapkan sebenarnya gairah bermusik jazz masyarakat Makassar cukup bagus ditandai dengan banyaknya komunitas jazz yang bermunculan.

"Komunitasnya banyak tapi pemain musiknya kurang," katanya lagi.

Ke depan, lanjutnya, Phinisi Band akan lebih serius dalam bermusik dengan tetap memegang semangat jazz dipadu musik tradisi.

"Kami ingin mencoba memadukan jazz dengan musik tradisi Jawa, misalnya musik tradisi di Sunda yang lebih kaya dengan nada-nada pentatonik," demikian ujar Burhan. (kpl/rit)