< >

Lebih Seratus Rumah dan Toko di Kotabaru Terbakar

Senin, 10 Maret 2008 10:47
Kapanlagi.com - Musibah kebakaran terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di pusat kota Kotabaru, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan menghanguskan lebih dari seratus rumah warga dan sejumlah toko sembako, counter HP serta bangunan Pondok Pesantren berikut Panti Asuhan Sultan Suriansyah.

Pemantauan Senin pagi tampak para keluarga korban kebakaran terpaksa bertahan di pinggiran ruas jalan dari kawasan pemukiman yang hangus terbakar, selain tidak mendapatkan tempat untuk berteduh dan juga merasa perlu mengawasi barang mereka yang sempat diselamatkan pada musibah kebakaran Ahad (9/3) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka serius pada musibah kebakaran yang disebabkan dari lilin yang kemudian membakar sebuah rumah warga dan kemudian menjalar ke bangunan lainnya.

Diduga rumah pertama terbakar yang dalam kondisi kosong itu dari lilin yang membakar lantai, bersamaan padamnya aliran listrik PLN sejak Minggu sore.

Petugas dan aparat pemerintah yang berada di lokasi kejadian belum bisa menyebutkan jumlah bangunan yang terbakar maupun kerugian, namun dipastikan lebih darti 100 rumah dan bangunan lainnya dengan jumlah korban mencapai 200 kepala keluarga.

Sebagian rumah yang terbakar berupa rumah sewaan yang dihuni beberapa keluarga, termasuk sebagian pendatang asal luar daerah.

Kawasan terbakar tampak rata dengan tanah seperti jalan Patmaraga, jalan Singabana, jalan Diponegoro, dan jalan Agus Salim seluruhnya di wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara atau di pusat ibukota Kabupaten Kotabaru.

Korban yang kehilangan tempat tinggal pada musibah kebakaran itu terpaksa mengungsi dan menumpang tidur di Masjid dan Mapolres Kotabaru yang ada di sekitar lokasi kebakaran, serta sebagian korban juga mengungsi ke rumah saudara dan kenalan yang bisa memberikan tempat penampungan.

Seorang korban Lulu Hernawati, yang merupakan warga pendatang di Kotabaru mengatakan belum tahun apa yang harus dilakukan karena seluruh barang milik keluarga ikut hangus terbakar. (*/cax)


BERITA TERKAIT