< >

Warga Solo Yang Kebanjiran Mengungsi di Pinggir Jalan

Senin, 10 Maret 2008 11:04
Kapanlagi.com - Sebagian warga di daerah Joyontakan, Solo yang kebanjiran Minggu (9/3) malam, mengungsi di teras toko dan ada juga yang menggunakan tenda di pingir-pingir jalan Solo-Wonogiri.

Warga mengungsi mulai Senin (10/3) pukul 02.00 WIB karena air yang masuk rumah saat itu sudah satu meter dan puncaknya pukul 03.00 WIB mencapai satu meter lebih, kata salah satu warga Joyontakan, Jayanto, di lokasi banjir, Senin.

Ia mengatakan, sekarang ini air sudah mulai surut kedalamannya sekitar 25 cm, sebagian besar warga terutama yang dewasa pulang ke rumahnya masing-masing untuk melihat kondisi rumah akibat kebanjiran.

Sementara ini bantuan kepada para korban banjir masih belum ada. "Sementara ini warga belum menerima bantuan apa pun, tidak tahu kalau nanti siang, karena banjirnya juga sudah surut," katanya.

Banjir yang melanda Kampung Sewu yang kedalamannya hampir satu meter itu, menurut salah satu warga di daerah ini Ny. Menik, banjir kali ini memang tidak begitu besar dibanding banjir 26 Desember 2007.

Meskipun demikian, kata dia, membuat susah karena baru beberapa saat sudah kebanjiran tiga kali masuk rumah, keluhnya sambil menambahkan datangnya banjir itu sangat cepat sehingga membuat warga tidak bisa mengemasi barang miliknya dibawa mengungsi.

Sementara itu, di tempat terpisah Wakil Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan, bantuan untuk para korban banjir untuk sembako secepatnya akan didistribusikan.

"Nanti siang bantuan sembako sudah bisa disalurkan kepada warga melalui posko-posko di kelurahan yang telah dibentuk," katanya.

Rumah yang terkena banjir ada sekitar 1.000 berada di daerah Kampung Sewu empat RW, Jagalan dua RW, Pucangsawit tiga RW, Sangkrah dua RW, dan Joyontakan empat RW. (*/cax)