Informasi yang diperoleh Senin siang, menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu sore pukul 16.00 WIB ketika korban Atma tengah menyelamatkan barang-barang milik tetangganya yang bernama Siti Suaibah (47) di dapur rumahnya.
"Pak Atma tertimpa longsoran tembok rumah di bagian dapur ketika korban menyelamatkan barang-barang milik saya karena bagian dapur rumah saya mengalami retak-retak," kata pemilik rumah yang longsor, Siti Suaibah (47) warga Kampung Cikondang II kepada wartawan.
Menurut dia, ketika hujan deras yang melanda kampungnya pada Minggu sore menyebabkan bagian belakang rumahnya tergerus, sehingga terjadi longsor dan menimpa korban Atma.
"Pak Atma langsung dibawa ke tempat pengobatan ahli tulang milik H Opon," katanya yang mengaku kebingungan membiayai pengobatan korban Atma karena suaminya yang bekerja sebagai buruh tidak cukup untuk membiayainya.
"Jangankan untuk membiayai pengobatan pak Atma. Untuk memperbaiki rumah yang rusak saja saya bingung," katanya.
Hingga Senin siang, warga berbondong-bondong bergotong royong untuk membersihkan longsoran dari rumah warga tersebut.
Sementara itu, Atma yang terbaring lemas di tempat tidur mengaku, dirinya tertimpa longsoran tembok rumah milik Ny Siti ketika sedang menyelamatkan barang-barang milik Ny Siti itu.
"Ketika saya sedang menyelamatkan barang yang berada di dapur, tiba-tiba terjadi longsor. Longsorannya mengenai paha kiri saya sehingga mengalami patah tulang," katanya. (*/cax)