< >

Flu Burung Rengut Nyawa Dua Siswa Hong Kong

Selasa, 11 Maret 2008 18:36
Kapanlagi.com - Kecemasan yang melanda di kalangan orangtua di Hong Kong Selasa kian memuncak pada saat seorang bocah lelaki berumur tujuh tahun dikirimkan ke rumah dari rumah sakit setelah dirawat dan diduga meninggal karena flu burung.

Kematian Law Ho-ming terjadi hanya beberapa hari setelah seorang bocah perempuan berumur tiga tahun juga dikirim ke rumahnya dari rumah sakit yang sama setelah mendapat perawatan diduga flu burung dan kemudian meninggal.

Law diizinkan kembali masuk ke rumah sakit pada Sabtu hanya sekitar 48 jam setelah dipulangkan setelah mendapatkan perawatan selama dua hari. Kondisinya kembali kritik dan kemudian dinyatakan meninggal pada Selasa pagi.

Pada 1 Maret, seorang bocah tiga tahun Ho Po-yi juga meninggal hanya beberapa jam setelah dipulangkan ke rumahnya dari rumah sakit Tuen Mun, sesudah dibawa oleh orangtuanya ke rumah sakit itu karena menderita demam tinggi dan flu.

Para dokter meyakini Law mungkin meninggal karena meningitis, namun dua kasus lainnya disebabkan oleh hal yang paling diingat di kalangan para orangtua di kota itu, yakni memuncaknya musim penyakit flu tahunan.

Unit-unit gawat darurat di rumah sakit-rumah sakit mengatakan bahwa mereka telah berjuang keras untuk mengatasi banyaknya orangtua yang membawa anak-anak mereka dengan gejala flu, pada saat rumor-rumor yang tak berdasar cepat menyebar-luas bahwa virus yang mematikan itu kini sedang menyebar di sana.

Hong Kong muncul sebagai tempat pertama di dunia modern saat ini yang terjangkit flu burung pada 1997, ketika virus unggas tersebut menginfeksi 18 orang, dan menewaskan enam di antara mereka. Sejak itu, bekas koloni Inggris tersebut diserang virus tersebut dalam skala besar.

Dalam tahun 2003, 299 orang tewas dan 1.755 orang lainnya terinfeksi ketika virus SARS menyebar dari daratan China ke kota berpenduduk 6,9 juta itu dan menyebabkan tersebarnya secara sporadis infeksi-infeksi tersebut di seluruh dunia. (*/rsd)