< >

Belasan Siswi SMP I Tapaktuan Kesurupan

Rabu, 12 Maret 2008 07:58
Kapanlagi.com - Sebanyak 15 siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) I Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan sejak Kamis (6/3) hingga Selasa (11/3) kesurupan saat sedang berlangsung proses belajar mengajar.

"Umumnya para siswi-siswi itu kesurupan pada saat jam pelajaran sedang berlangsung," kata Wakil Kepala Sekolah SMP I Tapaktuan, Drs Ismidin, di Tapaktuan, Selasa.

Peristiwa tersebut pertama kali dialami oleh Wahyu siswi kelas tiga pada Kamis (6/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Pada hari itu wahyu kelihatan tidak bergairah, ketika ditanya oleh gurunya, tiba-tiba dia berteriak sambil meronta-ronta.

Selain Wahyu puluhan siswi lainnya juga mengalami hal serupa. "Setelah kejadian yang menimpa Wahyu, setiap hari rata-rata tujuh siswi mengalami kesurupan," katanya.

Para siswi yang mengalami kesurupan dievakuasi ke ruang guru dan setelah sadar dan cukup tenang, para siswi itu pun diizinkan pulang ke rumah lebih awal untuk beristirahat.

"Kejadian ini memang bukan pertama kali. Sekitar sepuluh tahun lalu kejadian ini juga menimpa para siswa dan siswi di sini," ujarnya.

Untuk mengatasi kesurupan tersebut, pihak sekolah telah memanggil dua orang pintar (paranormal), namun upaya yang dilakukan itu belum menunjukkan hasil yang diharapkan.

Selain para siswi salah seorang tenaga pengajar, Mawarni juga mengaku pernah digelitik dan dicubit pada saat mengajar di ruang kelas III dua yang berada di lantai dua bangunan sekolah yang berada di pusat Ibu kota Aceh Selatan, Tapaktuan.

Salah seorang siswi kelas III Kafia Mutia mengatakan dia dan beberapa siswa lainnya pernah dibisikkan oleh seseorang, bisikan tersebut berbunyi "Jangan ribut, kalau ribut saya akan mengganggu kalian". (*/rsd)


BERITA TERKAIT