
"Kalau kita dikatakan musik kita tidak berubah, mungkin karena kita membuat musik yang kita suka. Banyak yang bilang musik kami romantis tapi macho. Kita selalu berusaha jujur pada diri sendiri, perubahan kita terjadi bukan karena pengaruh orang lain atau selera pasar," ujar Dedi Raksawardhana (gitar) saat launching album di Hard Rock Café, (12/3).
"Kalaupun ada satu lagu mempunyai kemiripan lirik lagu Aku Mau-nya Once, itu bukanlah perkara besar. "Kita buat lagu itu sebelum lagu Once terkenal, jadi sah-sah saja," tukas Dedi lagi.
Dari 11 lagu yang ada 9 di antaranya diciptakan oleh Rusyadi Makmun alias Adi (vokal) sementara sisanya garapan Andri Kurniawan H atau Ade (gitar). "Beda album ini dengan yang lalu, kita tidak lagi hanya bercerita cinta antara laki-laki dan perempuan, tapi juga cinta antara ibu dan anak," ungkap Adi. Seperti lagu Mengenangmu (Ibu), yang didedikasikan Adi kepada ibunya yang baru saja meninggal.
Sebagai king maker Naff, membuat lagu bagi Adi bak membuat gorengan dengan adonan yang pas. Karena lagu lebih berbicara pada kenyataan yang ada. "Dengan lebih meresapi kita gampang buatnya," tuturnya. Pun begitu Adi tak semena-mena menentukan lagu miliknya yang harus dipakai. Tetapi tetap dengan persetujuan punggawa Naff lainnya seperti Odeuy Wijaya (bass) dan Billal Hamzah (drum). (kpl/ang/tri)
Lihat Profil: Naff