"Saya setuju PSIS merger, bahkan saya telah berbincang dengan Bupati Jepara dan Wali Kota Solo," kata Sukawi di Semarang, Rabu.
Ia mengatakan, dengan merger ketiga kesebelasan itu nanti tetap bisa memenuhi kepentingan penggemar sepak bola di Jawa Tengah.
"Kalau kita merger akan lebih mampu berbicara di tingkat nasional," katanya.
Selain itu, katanya, dengan merger tidak memberatkan keuangan daerah, karena nanti tidak menggunakan uang APBD.
"Dengan bergabung, ketiga kesebelasan itu akan mampu melangkah untuk bersaing dengan yang lain di tingkat nasional. Namun, kita masih melihat aturan dan kita mau menanyakannya pada PSSI Pusat aturan mainnya seperti apa," katanya.
Menyinggung "base camp" bagi setiap kesebelasan, ia mengatakan, tetap tinggal di base camp masing-masing, tetapi pada saat main ke luar menjadi satu kesebelasan.
Sedangkan saat pertandingan "home" atau kandang akan dibagi di tiap daerah, yakni Semarang, Solo, dan Jepara. Misalnya ada sembilan pertandingan kandang, maka masing-masing menggelar tiga kali pertandingan.
"Namun, saya mohon ini mendapat dukungan semua pihak agar satu sama lain tidak ada saling bertentangan, kalau semua bersatu akan bagus," katanya. (*/rsd)