< >

Pelayanan BBM di Kendari Berangsur Normal

Kamis, 13 Maret 2008 10:18
Kapanlagi.com - Pelayanan bahan bakar minyak (BBM), khususnya premium yang dikeluhkan konsumen sejak pertengahan Februari 2008 lalu berangsur normal.

Pantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis, bahwa tidak ada antrian kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar.

Di SPBU Anduonohu hanya beberapa unit kendaraan roda dua dan empat yang melakukan pengisian. Kondisi yang sama juga berlangsung di SPBU Jalan Ahmad Yani dan Jalan Saranani.

Pengecer yang memanfaatkan masa sulit mendapatkan premium untuk meraih keuntungan berlipat tinggal beberapa orang saja.

Padahal, saat antrian ratusan kendaraan di SPBU untuk mendapatkan premium, justru pengecer yang panen keuntungan.

Penjualan di tingkat pengecer di sekitar SPBU antara Rp8.000 hingga Rp10.000/botol. Sedangkan, di pinggiran Kota Kendari seharga Rp15.000/botol.

Petugas SPBU Anduonohu, Syarif mengatakan, dua hari terakhir tidak terjadi lagi antrian kendaraan karena pasokan minyak sudah normal.

"Mudah-mudahan kondisi normal berlangsung selama-lamanya sehingga tidak ada keresahan dari konsumen dan pemilik SPBU," kata Syarif.

Kesulitan premium yang berlangsung sekitar tiga pekan mengancam keberadaan SPBU beserta petugasnya karena tidak tertutup kemungkinan ada oknum yang memprovokasi kondisi tersebut.

"Bukan hanya warga yang resah. Kami pun demikian karena harus bertugas 1 x 24 jam menunggu pasokan minyak yang tidak tentu waktunya," katanya.

Pemilik kendaraan angkutan penumpang, Muh. Kadri mengatakan, semua rencana tidak bisa berjalan kalau kesulitan BBM.

"Saat sulit mendapatkan premium banyak kendaraan angkutan penumpang tidak beroperasi. Akibatnya, pengguna jasa transportasi pun tidak terlayani," kata Kadri, sopir angkutan luar Kota Kendari. (*/cax)