< >

Google Map Bisa Picu Terorisme

Kamis, 13 Maret 2008 18:38
Kapanlagi.com - Pentagon meminta Google untuk menghapus beberapa gambar yang menampilkan Pentagon karena alasan keamanan. Gambar itu masuk dalam Google Map dalam kategori street view. Sejauh ini street view sudah mencakup beberapa daerah di 30 kota di Amerika Serikat.

Street View menawarkan fasilitas untuk melihat situasi di suatu tempat dengan sudut putar sampai 360 derajat. Pengguna dapat melihat pemandangan disekitar mereka dengan menggerakkan mouse ke kiri atau ke kanan. Street view ini juga memberikan sampai 3 tingkat pembesaran.

Saat Anda klik di area peta google, Anda akan dibawa ke lokasi tersebut lengkap dengan perkiraan alamat dari lokasi tersebut. Gambar yang ditampilkan pun cukup jelas. Beberapa iklan baliho dapat terbaca dengan jelas.

Sebelum didatangi pihak Pentagon ini, Google sempat mendapat permintaan yang sama dari beberapa penduduk setempat yang kebetulan ikut terpotret. Mereka meminta agar Google menghilangkan mereka dari tampilan google map itu.

Bukan itu saja, beberapa negara juga merasa terancam dengan kemudahan yang ditawarkan Google lewat Google Earth. Mereka takut bahwa peta satelit yang diambil diatas negara mereka bisa menimbulkan ancaman bagi negara bersangkutan. Jelas saja, karena hampir semua area di dunia ini dapat dilihat pada google earth ini.

Disisi lain pemandangan virtual yang ditawarkan ini banyak dimanfaatkan mereka yang sedang merencanakan liburan atau ingin mencari lokasi sebuah tempat tanpa harus membeli peta terlebih dulu.

Pihak Pentagon merasa gambar yang menampilkan pintu masuk ke area Pentagon termasuk sistem keamanan, jumlah penjaga, dan cara keluar-masuk area Pentagon itu dapat disalah gunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Google yang diwakili oleh juru bicaranya Larry Yu menyampaikan bahwa secara hukum, Pentagon tidak bisa memaksa Google untuk menarik gambar-gambar tersebut karena semuanya diambil dari jalanan umum. Namun di sisi lain Google juga menyadari pentingnya tindakan pencegahan yang diambil oleh Pentagon. Google akhirnya setuju untuk menarik gambar-gambar yang dimaksud Pentagon tersebut.  (tec/roc)