"Dari total itu, impor gas cair alam jumlahnya mencapai 41,7%, atau 2,91 juta ton, naik 320% pada periode sama," demikian Bea Cukai China dalam pengumumannya seperti dikutip Xinhua, di Beijing, Sabtu.
Perusahaan asing menggunakan 83,4% atau 5,82 juta ton dari total LPG yang diimpor China, naik 37,5%.
Selama 2007 China membeli 3,38 juta ton LPG, atau 48,5% dari total, dari Australia, naik 100% dibanding tahun ke tahun, sementara impor dari Timur Tengah turun 23,5%.
Sejumlah pengamat industri menilai China akan melanjutkan impor LPG dalam jangka pendek. Naiknya harga minyak secara terus-menerus dan meningkatnya biaya pengiriman melalui kapal mendorong naiknya harga LPG dan biaya impor.
Meskipun kondisinya seperti itu, pemerintah China belum melakukan deregulasi harga LPG untuk pasar domestik.
Batu bara
Untuk batu bara Kementrian Pertanahan dan Sumber Alam (MRL) menyebutkan, kapasitas secara keseluruhan produksi batu bara China mampu memenuhi permintaan kebutuhan di dalam negeri.
"Baru-baru ini sejumlah wilayah China mengalami kesulitan beroperasinya listrik dan pasokan batu bara, tapi fenomena disebabkan oleh sejumlah masalah, seperti kesulitan transportasi," kata Jia Qihai, direktur Pengembangan Sumber Alam Mineral MRL.
Ia mengatakan, jumlah penambangan batu bara di China selama 1995 mencapai 87.000 tapi 2005 turun menjadi hanya 26.000.
Dalam dua tahun terakhir, sekitar 11.200 penambangan batu bara yang berskala kecil, yang memiliki polusi besar dan yang berpotensi memiliki ancaman bagi keselamatan kerja telah ditutup.
Pada waktu bersamaan sejumlah penambangan batu bara telah bergabung terkait dengan alasan ekonomi dan legal, sehingga bisa mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam dan menjamin keselamatan kerja.
Setelah pembenahan, produksi batu bara selama 2007 mencapai 2,5 juta ton dan gejala tersebut menunjukkan bahwa penambangan batu bara China telah mengalami perubahan.
"Melalui pengelolaan yang intensif, tidak terdapat masalah dalam jaminan jangka pendek dan mampu memenuhi kebutuhan batu bara untuk pasar lokal. (*/bun)