< >

Polisi Buru Tersangka Penculik Muchlis Gayo

Sabtu, 15 Maret 2008 19:31
Kapanlagi.com - Aparat kepolisian terus memburu empat tersangka pelaku penculik pensiunan pegawai Sekretarat Negara (Sekneg) Muchlis Gayo, yang lolos dari sergapan tim khusus Polri di kawasan Peudada, Kabupaten Bireuen, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

"Kami telah membangun koordinasi dengan sejumlah polres di Aceh sebagai upaya menangkap empat orang lagi tersangka penculik Muchlis Gayo," kata Kapolres Bireuen, AKBP Teuku Saladin, yang dihubungi ANTARA dari Banda Aceh, Sabtu.

Saladin menjelaskan, dua tersangka bersama barang bukti berupa dua pucuk senjata api laras panjang jenis AK-47 dan AK-56 telah diamankan. Sementara kondisi kesehatan Muchlis Gayo yang mengalami luka tembak di bagian bahu kini sudah membaik.

"Hari ini (Sabtu, 15/3), tersangka dan barang bukti dari kejahatannya kita kirimkan ke Polres Aceh Tengah karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) penculikannya," tambahnya.

Kapolres menjelaskan korban penculikan akan dievakuasi ke Takengon, ibu kota Kabupaten Aceh Tengah karena kondisi kesehatannya sudah membaik.

Teuku Saladin menjelaskan aparat kepolisian akan terus mengejar empat pria tersangka penculik Muchlis Gayo yang kemungkinan besar juga terkait dengan beberapa kasus penculikan yang terjadi di beberapa wilayah di Aceh.

"Kita terus mengembangkan yang kemungkinan besar pelaku penculikan Muchlis Gayo itu juga terkait dengan sejumlah kasus penculikan lain di beberapa tempat di Aceh. Untuk itu, kita akan koordinasikan dengan beberapa polres di Aceh," ujar dia.

Mantan pegawai pada kantor Sekneg masa pemerintahan Orde Baru, Muchlis Gayo, diculik sejumlah pria bersenjata api ketika korban sedang berada di jalan 1001 Takengon, Kamis (13/3) malam.

Korban dengan kondisi mulut ditutup dan tangan diikat, dilarikan penculik dengan mobil Innova ke arah Bireuen. Aparat kepolisian Polres Aceh Tengah dan Polres Bireuen melakukan pengejaran sehingga terjadi baku tembak dengan para pelaku.

Namun, sesampainya di kawasan Peudada (Bireuen), para tersangka meninggalkan korban dalam kendaraan dengan luka tembak dibagian bahu. Kemudian aparat kepolisian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Fauziah di Bireuen.

Aparat kepolisian Polres Bireuen terus melakukan penyisiran dan berhasil menangkap dua tersangka bersama dua pucuk senjata api AK bersama 50 butir amunisinya. (*/bun)