Walaupun pemerintah China mendorong warganya untuk memanfaatkan internet untuk keperluan bisnis dan pendidikan, pihak pemerintah juga melakukan sensor yuang ketat terhadap materi yang bisa diakses oleh warga China. Pornografi dan materi bersifat subversif adalah salah satu yang disensor pihak pemerintah. Di China sendiri diperkirakan ada sekitar 210 juta pengguna internet aktif.
Kabarnya beberapa video yang kemudian menyebabkan YouTube diblokir itu menampakkan korban kerusuhan yang terjadi menyusul demonstrasi di Tibet.
Bukan cuma YouTube saja yang kena blokir namun kabarnya Google News juga kena dampak dari video kerusuhan Tibet ini. Bahkan pihak CNN yang ingin melaporkan kejadian itu juga dilarang memasuki wilayah Tibet. Sementara pers China sendiri yang bisa melaporkan kejadian tersebut tentu saja telah melewati sensor pemerintah. (tec/roc)