Dalam agenda sidang pembacaan duplik dari pihak Maia setebal 10 halaman, semuanya masih berkutat pada sita harta, hak asuh anak, dan harta gono gini. "Boleh-boleh saja dia melakukan seperti itu, yang penting ada kejujuran soal banyaknya harta yang dimiliki (Maia) jangan sampai disembunyikan. Rekonvensi (gugatan balik) akan jalan terus," ujar Habib Umar Husein – kuasa hukum Dhani menanggapi duplik.
Pihak Maia pun tak keberatan menanggapi permintaan Dhani tersebut. "Kita siap saja tidak ada masalah," tegas Shella Solomo mewakili Maia. Di sisi lain, pihak Maia juga bersiap untuk menolak rekonvensi yang akan diajukan Dhani karena hak asuh anak bagaimanapun akan jatuh ke tangan Maia.
Mengenai tentang pelanggaran kewenangan seperti disebutkan Habib Umar, bahwa pengacara Maia hanya mengurus perceraian bukan untuk mengurus harta gono maupun hak asuh, terdengar naïf. "Oh, kita sudah dibenarkan karena kita mandat kuasa atas Maia dalam bentuk lisan maupun tulisan," jelas Shella. (kpl/fia/tri)
Lenny (27-03-2008 00:29:17)
mamad (22-03-2008 15:51:29)
wean (21-03-2008 02:08:15)
Kini ternyata sampeyan tidak lain adalah pengutang, udah itu nyuruh bini lagi yang ikut mbayar.
Ario Kamandanu (19-03-2008 11:03:39)
anti cowok indo (18-03-2008 21:28:53)

Masayu Anastasya
Ratu Felisha
Andi Soraya
Lucky Resha
Fairuz A Rafiq









