"Pertandingan persahabatan yang rencananya digelar di Stadion Members Equity, Australia Barat pada bulan Juni ini akan kami jadikan ajang pemanasan sebelum kompetisi tahun ini digelar," kata Walikota Kediri itu.
Menurut dia, pemerintah Australia saat ini sedang menjajaki berbagai bentuk kerjasama di segala bidang dengan pemerintah Indonesia.
Sedang dipilihnya Persik karena sebelumnya tim ini pernah berlaga di Australia saat menghadapi Sydney FC di ajang penyisihan Liga Champions Asia 2007 lalu.
"Kebetulan kerjasama di bidang olahraga ini, pemerintah Australia Barat memilih Jawa Timur. Sedang untuk sepakbola, tim Persik yang dipilih karena prestasinya dan pernah bertanding di Sydney," kata Maschut.
Mendapatkan undangan bermain di Negeri Kanguru itu, dia mengaku sangat tertantang dan menjadi kehormatan tersendiri bagi tim sepakbola yang dibiayai APBD Kota Kediri tahun 2008 senilai Rp7,5 miliar itu.
Ia pun lalu memanggil pelatih asal Moldova, Arcan Anatolie Iurie, yang telah menandatangani kontrak dengan Persik untuk musim kompetisi Ligasuper 2008.
Mengenai dana keberangkatan ke Australia, Maschut masih akan melakukan pembicaraan lagi dengan pihak pengundang, karena saat ini Persik sedang dilanda krisis finansial setelah mengontrak sederet nama pemain handal di kancah persepakbolaan Tanah Air.
Sementara Arcan Iurie sendiri menyatakan, akan mempersiapkan timnya secara maksimal. Dia pun tidak takut pemainnya bakal cedera dalam pertandingan melawan tim asing itu.
"Sepakbola memang olahraga keras. Meskipun ada resiko cedera, tapi ujicoba tetap harus dijalani," katanya menegaskan.
Menurut mantan pelatih Persib Bandung dan Persija Jakarta itu, apapun hasil dari ujicoba nanti merupakan pelajaran berharga untuk mengukur kekuatan tim sebelum menghadapi kompetisi yang sebenarnya. (*/rsd)