Berbicara pada Pertemuan tingkat Menteri keempat dalam "Gleneagles Dialogue on Climate Change" di Jepang, Wakil Presiden ADB Ursula Schaefer-Preuss mengatakan, kemitraan yang lebih erat dalam mengelola sumber daya teknis dan keuangan sangat diperlukan untuk memitigasi dampak negatif perubahan iklim dan membantu proses adaptasi mereka yang terkena.
"Terutama untuk proses adaptasi, ada kebutuhan untuk mengelola pengumpulan dana untuk mengurangi beban banyak negara, di mana banyak penduduknya yang kehilangan tempat tinggal akibat perubahan iklim," katanya. "Tidak ada satu negara pun yang harus menanggung beban pengungsi itu sendirian."
Schaefer-Preuss juga menghimbau adanya perbaikan mekanisme investasi untuk memitigasi dampak emisi rumah kaca, seperti "Inisiatif Pasar Karbon" dan proposal ADB untuk "Future Carbon Fund"
Dia menegaskan pentingnya insentif tambahan, seperti skema perdagangan untuk emisi gas berbahaya lainnya, selain gas rumah kaca.
Asia dan Pasifik sangat rentan terhadap ancaman perubahan iklim. Sekitar 1,2 miliar orang di kawasan itu berpotensi kekurangan air bersih pada 2020, sementara hasil panen di Asia Tengah dan Selatan turun 50% sejak saat ini hingga 2050, ungkapnya memperingatkan.
Kota-kota utama di Asia yang berada di pinggir laut, seperti Bangkok, Jakarta, Karachi, Manila, Mumbai, dan Shanghai sangat rentan terhadap banjir dan bencana akibat pola cuaca yang sulit diprediksi. Diperkirakan, penduduk Tuvalu, Maladewa dan Bangladesh akan menjadi pengungsi.
"Penduduk miskin akan langsung menjadi korban, kecuali ada langkah-langkah dilakukan. Setiap kemajuan yang dicapai untuk menuju Target Pembangunan Milenium bisa tidak berarti apa-apa," tambahnya.
Negara-negara berkembang di Asia menghasilkan 29% emisi karbon dioksida terkait energi global, tiga kali lebih besar dari tiga tahun lalu. Dengan kebutuhan sekitar US$6 triliun investasi di sektor energi pada 2030, angka itu diperkirakan naik menjadi 42%.
"Kecuali kebijakan tertentu diambil, kawasan ini akan menjadi penyebab utama perubahan iklim," kata Schaefer-Preuss. (*/cax)