"Itulah dagelan politik bulan Maret yang dilakukan partai-partai politik, kecuali PAN tentunya yang konsisten mendukung calon SBY," katanya usai membuka Rakerwil DPW PAN Jateng di Semarang, Rabu (19/3).
Rapat Paripurna DPR, Selasa (18/3) menolak nama Agus Martowardojo dan Raden Pardede, dua calon Gubernur BI yang diajukan pemerintah. PAN, Partai Demokrat, dan PDS menolak keputusan Rapat Paripurna DPR tersebut.
Di tingkat komisi, dalam voting di Komisi XI pada 12 Maret lalu sebanyak 29 anggota komisi ini menolak kedua calon, 21 orang mendukung Agus, namun tidak ada satu pun yang mendukung Raden Pardede
Bachir menilain, penolakan dua nama itu merupakan sebuah dagelan politik, bukan karena keduanya gagal dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), melainkan karena ada kepentingan politik sesaat yang ingin diperoleh mayoritas partai di parlemen.
Meskipun PAN sering berbeda pendapat dengan Presiden, katanya, pihaknya tetap mendukung calon yang diusulkan Presiden SBY.
Menurut dia, parpol telah kebablasan dalam menjalankan fungsinya san proses "fit and proper test" tidak dilakukan dengan semestinya hingga kedua calon ditolak DPR.
"Penolakan ini kepentingan politik sesaat atau politik hitung-hitungan 2009. PAN tidak mau ikut-ikutan dalam politik seperti ini, PAN akan melakukan politik adiluhung," katanya. (kpl/dar)