< >

Arus Lalin di Ruas Tol Jakarta-Cikampek Padat

Kamis, 20 Maret 2008 19:10
Kapanlagi.com - Memasuki hari pertama libur panjang ruas jalan tol Jakarta-Cikampek di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi hingga Karawang sore ini mengalami kemacetan arus lalu lintas.

Petugas Sentral Komunikasi (Senkom) PT Jasa Marga, Bekasi, Sugiyoto di ruang kerjanya, Kamis sore, mengatakan, pada pagi hari di KM 13 Bekasi Barat hingga KM 38 Cikarang juga macet total.

Namun, menjelang petang ini arus lalu lintas di ruas tol mendekati Karawang masih mengalami kemacetan dan kendaraan hanya merayap lima kilometer per jam, tetapi tidak terjadi kecelakaan lalin.

Macetnya arus lalu lintas di ruas tol itu, kadang kala dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang minuman yang nekat menerobos masuk ruas tol untuk menjajakan dagangan mereka kepada penumpang mobil, ujar Sugiyoto.

Ia memperkirakan, kemacetan arus lalin di ruas tol Jakarta-Cikampek akan terjadi hingga malam ini karena kebanyakan warga Jakarta dan sekitarnya berliburan ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Saya memprediksi hingga malam ini ruas jalan tol Jakarta Cikampek masih mengalami kemacetan arus lalu lintas. Karena kemungkinan masih banyak warga Jakarta yang berliburan melintas di ruas tol ini," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, para pengguna ruas jalan tol diimbau berhati-hati dan menghentikan kendaraannya di tempat yang ditentukan di pinggir ruas tol beristirahat, jika mengantuk untuk melepas lelah.

Berkaitan dengan hari libur panjang ini, penumpang Kereta Api (KA) di stasiun Bekasi menuju Jawa Tengah dan Timur juga mengalami lonjakan cukup besar dari 400 menjadi 1.500 orang, kata wakil Kepala Stasiun Bekasi, Yuskal Setiawan.

Kemarin sore, jumlah penumpang dari stasiun Bekasi ke Jawa Tengah dan Timur hanya berkisar antara 300 hingga 400 penumpang, namun hari ini melonjak cukup tajam sehingga sekitar 1.000 calon penumpang tidak terangkut.

"Calon penumpang KA yang tidak terangkut sore ini mencapai sekitar 1.000 orang, karena gerbong penuh," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Rayendra Sukarmaji mengatakan, penumpang di terminal Bus Bekasi menuju Jawa Tengah, Timur dan Jawa Barat juga mengalami lonjakan tetapi tidak begitu besar.

"Data jumlah lonjakan penumpang bus dari terminal Bekasi baru besok dapat direkap, tetapi kenaikan memang ada meski tidak banyak," ujarnya.

Sementara itu, berkaitan dengan hari libur panjang ini, arus lalu lintas di ruas jalan protokol di Kota dan Kabupaten Bekasi lengang bahkan angkutan kota banyak yang mangkal sulit mendapatkan calon penumpang.

Ginting (45), sopir K45 jurusan Bekasi-Lippo Cikarang mengatakan di hari pertama libur panjang ini penumpang sepi, sehingga mengakibatkan pendapatan merosot cukup tajam.

Biasanya, dalam sehari memperoleh pemasukan berkisar antara Rp100.000 hingga Rp150.000, namun di hari pertama libur panjang ini hanya mendapat Rp50.000 . (kpl/rit)