Menurut dia, dari kebutuhan dana tersebut pihaknya saat ini telah berhasil mengumpulkan sekitar Rp19 miliar antara lain didapat dari dana APBD melalui pos bantuan serta BUMN di provinsi itu.
"Kekurangan dana tersebut diharapkan dari pihak ketiga lainnya atau perusahaan yang ada di Sumsel termasuk BUMN yang ada," ujarnya.
Dikatakannya, besarnya dana tersebut karena Sriwijaya FC sudah punya nama sehingga nilai kontrak pemain juga mengalami peningkatan.
"Dana tersebut antara lain akan diperuntukkan bagi pertandingan selama tahun 2008 baik di kandang maupun tandang," ujarnya.
Dia mengatakan, selain itu pihaknya terus mendekati sponsor supaya klub milik masyarakat Sumsel semakin eksis pada pertandingan mendatang sekaligus berhasil mempertahankan prestasi yang didapat.
Sriwijaya FC berhasil menyandang dua gelar juara yakni piala Copa dan Liga Indonesia dan prestasi tersebut perlu dipertahankan. (*/boo)