< >

Tiga Bocah Gizi Buruk Kembali Dirawat di RSUD Adjidarmo

Selasa, 25 Maret 2008 15:39
Kapanlagi.com - Tiga bocah status gizi buruk kembali dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

"Ketiga bocah malang itu kondisinya cukup parah akibat terserang penyakit penyerta, seperti TBC,paru-paru, pneuomonia, demam tinggi dan diare," kata Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Rostarina, Selasa.

Menurut dia, saat ini korban gizi buruk di berbagai kecamatan di Kabupaten Lebak terus berjatuhan.

Saat ini ketiga balita yang mendapat perawatan intensif rumah sakit bernama Dini (1) warga Pasir Tundung,Kecamatan Warunggunung, dengan berat badan 5,8 Kg, Asri (1,4) warga Kecamatan Wanasalam, dengan berat badan 4,7 Kg dan Olik (5) warga Pasir Kelapa, Kecamatan Malingping dengan berat badan sembilan kilogram.

Mereka tercatat tiga bocah penderita gizi buruk terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya cukup memprihatinkan.

Ia mengatakan, sebelum dirujuk ke rumah sakit, ketiga balita tersebut sempat dirawat di puskesmas masing-masing yang tersebar di Kabupaten Lebak.

Namun demikian, kondisinya sangat parah dengan berat badan tubuh tak seimbang dengan usianya, sehingga pihak puskesmas cepat memberikan rujukan untuk dirawat di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2007 hingga sekarang ini balita penderita gizi buruk yang dirawat rumah sakit tercatat sebanyak 83 orang, namun 12 orang di antaranya meninggal dunia.

Sebagian besar korban meninggal dunia karena kondisi kesehatannya memprihatinkan, sehingga petugas medis tidak berbuat banyak untuk menyelamatkan jiwanya.

Sementara itu, Rusman (35) salah satu keluarga pasien penderita gizi buruk,mengaku, selama ini dirinya tidak bekerja sehingga anaknya kurang mendapat asupan gizi yang baik.

"Kami sehari-hari makan seadanya karena tak mampu membeli lauk pauk,"katanya.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menyebutkan, saat ini jumlah penderita gizi buruk tercatat 1.450 orang,gizi kurang sebanyak 12.660 anak.

Dari jumlah itu, Dinas Kesehatan, Kabupaten Lebak, telah mengucurkan dana bantuan dari Alokasi Dana Umum (DAU) tahun 2007 untuk mengatasi masalah gizi buruk.

"Saat ini balita gizi buruk mendapat bantuan berupa susu dan obat multi vitamin selama 42 hari,"kata Kasi Gizi,Dinas Kesehatan,Kabupaten Lebak,Tata Sudita. (*/cax)