< >

Pemerintah Irak dan Ulama Anti AS Jalin Pertemuan Pendahuluan

Kamis, 27 Maret 2008 22:15
Kapanlagi.com - Pemerintah Irak dan pembantu ulama anti-AS Moqtada al-Sadr melakukan pembicaraan pendahuluan melalui telpon Kamis dalam upaya untuk mengakhiri krisis di Basrah, tempat tentara Irak memerangi anggota milisi Syiah, seorang pembantu Sadr mengatakan.

Liqa Ali-Yassin, seorang anggota blok parlemen Sadr yang memiliki 32 anggota, mengatakan Liwa Sumaysim, kepala biro politik Sadr di kota suci Syiah Najaf, telah berbicara melalui telpon dengan anggota parlemen Syiah Ali al-Adib dari partai Dawa-nya Perdana Menteri Nuri al-Maliki.

"Ia (Adib) sedang dalam pembicaraan (telpon) dengan Liwa Sumaysim mengenai peredaan ketegangan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menyelesaikan krisis di Basrah," kata Yassin.

Kedua tokoh itu telah merencanakan untuk mengadakan pembicaraan bertatap-muka di Basrah tapi ia tidak dapat mengatakan tepatnya kapan pertemuan itu akan berlangsung.

Sejak Selasa, Maliki mengawasi tindakan keras militer di markas milisi Tentara Mahdi pimpinan-Sadr di kota kedua Irak itu.

Bentrokan itu telah meluas ke daerah Syiah lainnya, termasuk di Baghdad, dengan lebih dari 50 orang telah tewas dalam tiga hari terakhir, menurut pejabat Irak.

Pada Rabu, Sadr minta agar Maliki meninggalkan Basrah dan mengirim delegasi parlemen untuk membicarakan mengenai pemecahan krisis tersebut. (kpl/dar)