"Mulai 1 April nanti semua tabung elpiji yang dijual ke konsumen di seluruh Indonesia harus menggunakan kondom sebagai pengaman sekaligus jaminan pelayanan," kata Sales Representative Gas Domestik Region 5 PT Pertamina, Lucky Pangemanan, Kamis di Manado.
Penggunaan kondom pada tabung elpiji, kata Lucky, sebagai jawaban terhadap banyaknya keluhan konsumen tentang isi elpiji yang tidak sesuai dengan isi yang sebenarnya.
"Isi gas elpiji dalam tabung sulit diukur oleh konsumen, makanya Pertamina mengantisipasi dengan pengamanan pada tabung,"lanjur Lucky.
Karena ketentuan ini berlaku wajib, maka agen atau pedagang yang kedapatan jual tabung elpiji tidak dilengkapi kondom akan dikenakan tindakan tegas sesuai kontrak kerjasama selaku dealer resmi Pertamina.
Kondom tabung Liquefied Petroleum Gas tersebut, akan mencantumkan nama agen penyalur serta alamat dan nomor telepon, dengan begitu maka bila ada keluhan dapat langsung berhubungan dengan para agen di mana membeli elpiji tersebut.
Direktur PT Tangkoko, Ivan Palibutan, salah satu agen resmi elpiji Pertamina di Manado, mengatakan, penggunaan tabung tersebut meskipun menambah pekerjaan tetapi menguntungkan bagi penjual, sebab dengan kualitas makin terjamin diharapkan makin banyak masyarakat jadi pengguna elpiji.
"Kami sudah lakukan pengamanan tetapi akan lebih baik lagi kalau kondom dibuat seragam saat pengisian di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE)"kata Ivan.
Kepala Sub Dinas Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut, Janny Rembet, mengatakan, jaminan kualitas produk yang dijual ke konsumen sudah merupakan keharusan dalam sistem pemasaran modern.
"Undang Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 mengharuskan pengusaha menjamin kualitas, termasuk di antaranya isi harus sesuai tertera dalam kemasan, dengan adanya pemakaian pengaman kondom pada elpiji merupakan suatu keputusan sangat tepat," kata Janny.
Kebutuhan elpiji masyarakat Sulut rata-rata mencapai 25000 tabung setiap bulan, disalurkan oleh tiga agen resmi yakni PT Tangkoko, PT Rerosa dan PT Sinar Bahari. (*/lin)