Tontonan dalam website itu tampaknya hendak 'membiasakan' generasi muda Islam untuk melihat wanita telanjang, kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, Prof.DR.H.Abdullah Syah, MA menjawab ANTARA di Medan, Sabtu (29/03/08).
Menurut Abdullah Syah, Islam sangat melarang segala perbuatan berbau zinah sehingga bukan hanya melarang melakukannya tetapi juga mendekati perbuatan yang dianggap keji tersebut.
Tontonan yang ditayangkan dalam www.xxxxxxxx.com tersebut sudah sangat mendekati zinah karena menampilkan gambar dan video wanita telanjang yang menari erotis.
"Website tersebut jelas dimunculkan untuk meracuni dan merusak akidah serta akhlak umat Islam," katanya.
Guru Besar IAIN Sumut itu meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan dengan memblokir website fitnah dan porno tersebut.
Tindakan itu diperlukan agar tontonan dalam website tersebut jang terlalu jauh merusak akhlak generasi muda Indonesia, katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumut, Yusuf Pasaribu mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Negara Informasi dan Komunikasi (Meninfokom) harus memblokir website itu melalui UU Infomasi dan Transaksi Elektronik yang baru disahkan.
Pemerintah dituntut membuktikan keseriusannya dalam memberantas situs porno dalam website yang membuat umat Islam menjadi risih tersebut.
Jika tidak dilakukan maka generasi muda Indonesia akan menjadi generasi mesum karena banyak menonton tayangan porno, katanya. (kpl/rit)

Masayu Anastasya
Ratu Felisha
Andi Soraya
Lucky Resha
Fairuz A Rafiq



