Usai memberikan laporan resmi, Wakil Ketua Pengurus Pusat (PP) Badan Informasi dan Komunikasi (BIK), DPP Partai Golkar, Zamharir AR, meminta Mabes Polri untuk melacak pihak-pihak yang merusak situs itu.
"Barang bukti yang dibawa berupa cetakan print out tampilan situs yang telah dirusak oleh hacker (pembobol jaringan internet)," katanya.
Akibat dibobol, tampilan situs partai berlambang pohon beringin itu berubah yakni ada dua gambar cewek bule dan pakar telematika asal Universitas Gajah Mada (UGM), Roy Suryo Notodiprojo.
Dalam laporan itu nomor TBL/75/III/2008/Siaga II, tertanggal 31 Maret 2008, Golkar melaporkan terjadinya pelanggaran pasal 406 KUHP tentang pengrusakan dan UU No 3 nomor / 1999 tentang telekomunikasi.
Pada 2006 lalu, situs partai berlambang pohon beringin itu juga dibobol oleh hacker.
Mabes Polri menangkap tersangka pembobolan yakni Iqra Syafaat yang tertangkap pada 2 Agustus 2006 Jl Raden Patah, Batam.
Serangan terhadap situs partai berlambang pohon beringin itu terjadi pada 9 hingga 13 Juli 2006 hingga menyebabkan tampilan situs berubah.
Pada 9 Juli 2006, tersangka mengganti tokoh-tokoh partai Golkar yang termuat dalam situs dengan gambar gorilla putih tersenyum dan di bagian bawah situs dipasangi gambar artis Hollywood yang seronok," katanya.
Pada, 10 Juli 2006, tersangka mengubah halaman situs Partai Golkar menjadi foto artis Hollywood yang seronok dan mencantumkan tulisan "Bersatu Untuk Malu".
Serangan pada 13 Juli 2006 lalu, halaman depan situs diganti dengan foto gorilla putih yang tersenyum dan mencantumkan tulisan "bersatu untuk malu". (*/cax)