"Aktor intelektualis Film Fitna, Geert Wilders, pantas diadukan ke Mahkamah Internasional sebagai penjahat peradaban," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Jakarta, Selasa.
Umat Islam, kata Din, wajar memprotes film itu tetapi tidak perlu emosional karena harkat Islam tidak akan berkurang dengan penghinaan pihak manapun.
Sebelumnya, Kedubes Belanda di Jakarta didemo oleh sejumlah elemen masyarakat terkait film tersebut.
Pemerintah Belanda menyatakan tidak setuju dengan pembuatan film tersebut tetapi atas nama kebebasan berekspresi pemerintah Belanda tidak bisa melarang pembuatan film tersebut. (*/cax)