< >

Keikutsertaan Persiraja di Liga Indonesia Belum Jelas

Rabu, 02 April 2008 21:13
Kapanlagi.com - Keikutsertaan Persiraja Banda Aceh pada kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia pada musim 2008/2009 sangat tergantung dari keinginan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, untuk tetap mempertahankan tim kesayangan masyarakat Aceh itu di tingkat nasional.

Sekretaris Umum Persiraja, Safwan Yusuf di Banda Aceh, Rabu, menyatakan, Ketua Umum Persiraja, Mawardi Nurdin akan bertemu Gubernur Irwandi Yusuf untuk membicarakan masa depan kesebelasan tersebut, karena Pemko Banda Aceh tidak ada dana lagi untuk membiayainya.

Pada musim sebelumnya, biaya operasional Persiraja didanai dari APBD, namun sejak tahun 2008 dihentikan, setelah adanya instruksi dari menteri Dalam Negeri bahwa tidak dibenarkan lagi, karena Menteri Dalam Negeri telah mengeluarkan larangan bahwa klub sepak bola tidak boleh menggunakan dana rakyat.

Ia menyatakan, untuk musim mendatang Persiraja sedikitnya membutuhkan Rp11 miliar, sehingga untuk membiayai klub tersebut harus minta dukungan dari Pemerintah Aceh.

"Kita akan terus berusaha untuk mencari dana, karena pada prinsipnya Persiraja tetap mengikuti kompetisi Ligina, karena kesebelasan tersebut sudah menjadi kebanggaan masyarakat Aceh," ujarnya.

Safwan menyatakan, kondisi keuangan Persiraja saat ini masih sulit, sehingga untuk menghadapi Ligina musim depan perlu suntikan dana yang cukup, karena apabila tidak ada, maka tim yang penah membawa harum nama Aceh di tingkat nasional itu bakal bubar.

"SKULL" yang merupakan kelompok tifosi Persiraja dengan tegas menyatakan, eksistensi tim berjuluk "Laskar Rencong" tersebut di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia harus tetap dipertahankan. "Persiraja "haram" untuk bubar," kata Ketua SKULL, T. Iqbal.

Oleh karenanya, ia mendesak semua pihak untuk melakukan upaya nyata dalam menyelamatkan kiprah bonden Kutaraja.

"Kami mendesak semua pecinta Persiraja agar bersama-sama menyelamatkan Persiraja yang lagi sekarat. Persiraja tidak boleh bubar, karena Persiraja milik kita semua," tegasnya. (*/rsd)