Musim yang sedang berjalan ini menampilkan sebanyak 18 perlombaan, tahun lalu 17 dan pada 2005 mencapai rekor yakni sebanyak 19 perlombaan.
"Saya kira 20 perlombaan terlalu banyak kendati masih dapat diterima akal sehat," kata panitia mengutip ucapan tim prinsipal Red Bull, Christian Horner, yang mengatakan hal itu dalam kegiatan menjelang berlangsungnya Bahrain Grand Prix, Minggu.
"Tantangannya dari segi logistik amat besar tetapi tetap memungkinkan bila ada kerja sama yang baik antar sesama tim," katanya.
Kepala Eksekutif Tim Honda, Nick Fry, mengatakan, "Saya kira 20 grand prix bisa saja."
"Keseimbangan antara sirkuit lama di Eropa dengan sirkuit baru di beberapa benua amat penting. Formula Satu harus bergerak ke tempat di mana pasar sedang bangkit. Pasar sedang beralih dari Eropa dan Amerika Utara menuju Timur Tengah dan Asia," katanya.
Tahun ini ada dua tempat bagi perlombaan F1, satu di Eropa GP di Valencia dan satu lagi perlombaan malam di Singapura, namun perlombaan AS Grand Prix di Indianapolis dihapuskan.
Bahrain, yang menjadi tuan rumah putaran ketiga musim ini, merupakan satu-satunya tuan rumah F1 di Timur Tengah, tetapi Abu Dhabi sudah mendaftar untuk tahun depan sedangkan India dan Korea Selatan dijadwalkan pada 2010.
Perlombaan ketiga di Timur Tengah juga sudah ada di atas kertas, karena Dubai dan Qatar tertarik dan sudah mulai mempersiapkan arena untuk adu kecepatan jet darat tingkat dunia itu.
"Kami akan menyelenggarakan 20 perlombaan, tetapi tidak akan melebihi itu. Masa depannya tergantung negara Timur Tengah," kata bos tim Force India, Colin Kolles, "Banyak investasi yang berasal dari negara itu dan hal itu yang diperlukan dalam penyelenggaraan lomba F1."
Bos McLaren, Ron Dennis, menambahkan, bila ada penambahan jumlah penyelenggaraan F1, selayaknya tidak karena adanya masa luang saat musim dingin di Eropa.
"Saya menyambut baik penambahan perlombaan ini dan berharap supremo komersial Bernie Ecclestone untuk menjalankannya," katanya kepada para peserta pertemuan.
"Namun ada dua hal yang harus diperhatikan, pertama jangan sampai lebih dari 20 grand prix dengan alasan akan kesulitan logistik dan kedua agar tidak diadakan saat musim dingin," katanya.
"Ditiadakannya lomba pada musim dingin, bukan karena alasan logistik tetapi untuk membuat agar F1 tetap berada di hati dan pikiran penggemar F1," katanya. (*/cax)