< >

Surabaya Samator Optimis Mampu Sapu Bersih

Kamis, 03 April 2008 22:15
Kapanlagi.com - Tim Surabaya Samator terus berupaya mempertahankan gelar juara dengan Sampoerna Hijau Proliga 2007 dengan menargetkan sapu bersih dua kali pertandingan pada putaran II Seri II yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Ken Arok Malang, Jatim.

Manager tim Surabaya Samator Hari Trisnardjo, Kamis, menyatakan, pihaknya harus mampu mendulang dua kemenangan dari tangan Jakarta BNI Taplus dan Bantul Yuso Tomkins, karena dua kemenangan itu yang mampu membuka peluang Surabaya Samator lebih lebar lagi untuk menuju "final four".

"Meski tiga kali kekalahan terus mendera, kami berupaya bangkit dan memulihkan rasa percaya diri pemain. Jujur saja tiga kali kekalahan itu sangat tidak menguntungkan kami untuk mempertahankan gelar tahun lalu dan kami siap menebus kekalahan itu pada putaran II Seri II di GOR Ken Arok Malang," katanya menegaskan.

Menurut dia, dari data statistik serta evaluasi yang dilakukan, sektor blok dan "defend" merupakan titik-titik kelemahan Samator dan kondisi itu juga sudah menjadi bahan perbaikan bagi pelatih asal China, Hu Xinyu, apalagi lawan-lawan yang dihadapi nanti bukanlah lawan yang susah ditakhlukkan.

Namun demikian, katanya, dengan padunya para pemain termasuk pemain impor asal Thailand Nimawan Pongsakorn, diyakininya Surabaya Samator bakal mampu mengejar ketertinggalannya serta memenuhi target.

"Meski kita termasuk tim-tim lain mampu memenangkan pertandingan, namun nasibnya untuk melaju ke babak berikutnya dan mencapai puncak klasemen masih ditentukan di Bandung. Kita cuma bisa berharap bisa lolos dan membawa pulang kembali gelar juara seperti tahun lalu," katanya.

Sementara itu Panitia Penyelenggara (Panpel) dari Samator sebagai tuan rumah Henry Iswahyudi memasang target penonton selama berlangsungnya putaran II seri II di GOR Ken Arok Malang mulai tanggal 4 hingga 6 April sekitar 15 ribu orang.

"Walaupun di Malang ada beberapa even yang tidak kalah penting, namun kami tetap optimis mampu mencapai target tersebut sebab pengalaman sebelumnya antusiasme masyarakat Malang raya ini cukup tinggi terhadap olah raga volli setelah sepak bola," katanya. (*/rsd)