< >

Perjalanan Obor Olimpiade Beijing di India Dipersingkat

Jum'at, 04 April 2008 07:10
Kapanlagi.com - India memperpendek rute perjalanan Obor Olimpiade Beijing 2008 di New Delhi dan memperketat keamanan setelah mengetahui bahwa aktivis Tibet akan berusaha mengganggu acara itu.

Tindakan itu dilakukan untuk mencegah terjadinya aksi yang "memalukan" saat Obor Olimpiade melintasi negara itu pada April, menurut seorang pejabat.

Kekhawatiran akan keamanan membuat polisi dan aparat keamanan lainnya diperintahkan mengawasi dengan ketat kelompok Tibet yang diasingkan.

Sebelumnya obor itu dijadwalkan dibawa dari Red Fort ke India Gate, berjarak sekitar sembilan kilometer, tetapi sekarang hanya akan berjalan sekitar dua atau tiga kilometer di India, demikian menurut Press Trust of India.

"Rute telah diperpendek dan detilnya akan diumumkan kemudian," kata Sekretaris Jenderal Asosiasi Olimpiade India (IOA) Randhir Singh kepada PTI.

Menurut seorang penasehat keamanan kementerian dalam negeri India yang ditemui AFP, "Aktivis Tibet berupaya mengganggu event itu" dan polisi perlu untuk "selalu waspada".

"Penjagaan dan pengawasan ketat akan dilakukan kepada berbagai kelompok yang mungkin menentang acara itu dan aparat keamanan harus mengambil langkah yang dibutuhkan untuk mencegah aktivitas ilegal yang bisa mempermalukan pemerintah India," kata penasehat itu.

Dia juga menyatakan akan ada tindakan pre-emptive untuk mencegah unjuk rasa dan mereka yang diperbolehkan menghadiri acara itu harus digeledah guna mencegah masuknya spanduk atau brosur berisi tulisan anti-China.

India telah meyakinkan China bahwa mereka akan melakukan "tindakan yang dibutuhkan" agar perjalanan obor itu lancar di India.

Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi berdiskusi soal unjuk rasa Tibet dan kirab obor melalui telepon dengan Menlu India Pranab Mukherjee pada Rabu, kata kementerian luar negeri India dalam pernyataan tertulis.

"Pemerintah China menghargai langkah-langkah yang diambil India untuk menjamin keamanan diplomat dan konsuler China serta warga negara China di India."

"Menteri luar negeri China juga mengekspresikan keyakinannya bahwa perjalanan obor melalui India akan berjalan lancar," demikian pernyataan tersebut.

Pada Selasa lalu, kapten tim sepak bola India Bhaicung Bhutia menyatakan menolak membawa obor saat tiba di New Delhi sebagai bentuk protes terhadap tindakan China di Tibet.

Aktivis Tibet di India juga telah mengancam akan mengganggu acara itu dan akhir bulan lalu beberapa orang dari mereka berhasil menerobos masuk kompleks kedutaan besar China di New Delhi.

Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet yang mengungsi ke India pada 1959, telah berulang kali mengatakan ia mendukung Olimpiade pada Agustus dan membantah tuduhan Beijing bahwa dirinya berupaya menyabotase Olimpiade. (*/rsd)