KL Favorit
Musik
Blog Selebriti
Bursa Mobil
"Aku sudah kehabisan modal. Dari awal aku tidak ingin berkonflik, namun Ratu Atut melaporkan kasus ini secara perdata," tegas Marissa, Kamis (3/4), melalui ponselnya.
Ia menambahkan, ia punya bukti bahwa Ratu Atut bersalah dalam perkara ijazah palsu. Pasalnya, dalam beberapa kesempatan Atut mengakui, bahwa ia mengikuti kuliah sarjana lewat program ekstensi. Ia menjalankan kuliah dengan sistem paket. Namun, ijazah yang didaftarkan oleh Atut adalah bukan ijazah, melainkan transkrip nilai.
"Atut tidak punya ijazah saat mendaftar Pilkada Banten. Tetapi, transkrip nilai D3," terang Marissa.
Marissa berharap, Atut mau sadar diri dan mengakui bersalah. Pasalnya, masyarakat Banten sudah mengetahui soal dirinya. Apalagi Atut terbukti menyalahgunakan jabatannya untuk membendung fitnah.
"Aku sudah 'jihad' dalam masalah ini. Mudah-mudahan kebenaran ada di pihak aku," terang Marissa. (kpl/iin/bun)
Lihat Profil: Marissa Haque
:'( :'( :'(Iajazah Palsu Sarjana Ekonomi si Ratu Atut Chosiyah didapatkan dari Universitas Borobudur Kalimalang Jaktim hanya didalam waktu 17 bulan menyelesaikan sebanyak 160 SKS. Gila bener si Atut itu ah! Iajazah palsu daqn pencemaran nama baik dari PIDANA kenapa Marissa Haque harus dihukum perdata??? nggak bener SBU, nggak bener negeri in Ah!!! Sabar mbak Marissa Haque. Indonesia butuh perempuan tangguh seperti anda. Memang Universitas Borobudur Kalimalang Jakarta Timur yang saya tahu karena rumah saya di Condet Jakarta Timur juga, adalah gudangnya para pembuat ijazah palsu dan disahkan oleh Dikti dan Diknas. Dirjennya di Dikti sangat korup namanya Prof. Dr. Fasli Jalal. Kejar SBY, karena IZIN PRESIDEN dia kacau!
Mudah2an apa yg di katakan oleh mba marissa itu bnr,Bahwa ibu Atut Tidak pya ijazah Asli.Walopun Saya org Banten (serang)aku tdk suka dgn cara nya ibu Atut.Org Benar/jujur pasti ada jalan nya.moga ibu Atut sadar atas smua yg dia perbuat.