Petugas sosial mendapati 18 dari para perempuan itu sudah mengalami pelecehan atau dalam risiko besar mengalami pelecehan, ungkap harian Houston Chroncle.
Polisi melakukan penggerebekan, Jumat, setelah dipicu laporan tentang seorang laki-laki berumur 50 tahun yang secara ilegal menikah dan melakukan hubungan seks dengan gadis yang saat ini usianya 16 tahun hingga punya anak berusia delapan bulan, tulis koran setempat, San Angelo Standard-Times.
Kamp berupa peternakan (ranch) di kota El Dorado, sekitar 4140 kilometer arah barat-daya dari Dallas, Texas, itu punya kaitan dengan Warren Jeffs, seorang penyebar ajaran poligami yang kini berada di balik jeruji.
Gereja yang dia pimpin, Fundamentalist Church of Latter Day Saints (FLDS) adalah pemilik peternakan tersebut.
Jeffs, yang dianggap nabi sekte tersebut, ditangkap di sekitar Las Vegas pada tahun 2006 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena membantu terjadinya pemerkosaan. Dia juga menghadapi tuduhan federal di Arizona dan Utah.
Polisi, yang menjalankan surat perintah penangkapan terhadap para tersangka dewasa, menyita semua catatan rincian pernikahan serta peralatan komputer dan peralatan rekaman, fotografi, video dan DVD, tulis Standard-Times.
Gereja utama Mormon "Church of Jesus Christ of Latter-day Saints" meninggalkan poligami lebih dari satu abad lalu agar Utah bisa bergabung sebagai negara bagian AS.
Gereja tersebut saat ini mengucilkan anggota yang terlibat praktik poligami dan membantah punya hubungan dengan gereja FLDS.
Dalam persidangan tahun lalu di St. George, Utah dengan terdakwa Warren Jeffs , seorang perempuan dengan derai air mata menceritakan dia dipaksa menikah saat umur 14 tahun dalam suatu upacara yang dipimpin Jeffs di sebuah motel di Nevada pada 2001.
Perempuan dengan nama samaran "Jane Doe IV" itu mengatakan Jeffs melangsungkan pernikahan tersebut meski Doe memprotes jodoh yang disodorkan.
Jaksa penuntut mengatakan bahwa Jeffs memerintahkan gadis itu untuk "berkembang biak dan melengkapi bumi dan membesarkan anak dalam kependetaan."
Anggota gereja FLDS diketahui tinggal di Utah, Nevada, Arizona, Texas, Colorado, South Dakota dan British Columbia. (kpl/dar)