Tiga gelar itu yakni pimpinan umum perorangan (Yellow Jersey) melalui pembalapnya andalannya, Ghader Mizbani dan merebut juara raja tanjakan (Red Jersey/jaket merah) atas nama Hossein Askari.
Selain itu, Tim Tabriz yang diperkuat lima pembalap yaitu Ghader Mizbani, Hossein Askari, Ahad Kazemi, Hossein Jahanbanian dan Mehdi Portovi berhasil menyandang pimpinan (juara) lomba beregu.
Dominasi Tim Tabriz juga makin lengkap, melalui pembalap Ahad Kazemi tampil sebagai runner up pimpinan umum perseorangan. Ghader merebut gelar jaket kuning pada etape IV dari tangan Taiji Nishitani (Aisan Racing Jepang), sedangkan Hossein Askari sejak awal menguasai 'Red Jersey' (rajan tanjakan)
Sementara, Tim Tabriz merebut gelar pimpinan umum beregu pada etape III, yang direbut dari Skil Shimano Belanda.
Satu-satunya gelar yang lepas yakni raja sprint (Green Jersey), yang direbut pembalap L2A Malaysia Anuar Manan, yang direbut dari pembalap Doha Qatar, Abdelbaset Hannachi pada etape V, Minggu (6/5) di Surabaya.
"Kami memang sejak awal bertekad untuk merebut juara dan ternyata berhasil. Sayang, gelar 'green jersey/jaket hijau' (raja sprint) lepas dari kami," kata manajer, Mohammad Zadeh Dariush
Menurut dia, kunci kemenangan tim-nya itu, karena rute dan medan lomba TdEJ yang sangat disukai oleh Ghader Mizbani dkk, selain dibantu oleh cuaca dingin saat etape 'neraka' Batu-Tosari, Sabtu (5/4). Dominasi Tabriz Iran ini berbanding terbalik dengan prestasi pembalap lokal (Indonesia).
Hanya Polygon Sweet Nice (PSN) Surabaya yang tampil mengejutkan dengan berhasil bercokol di peringkat kedua, unggul atas tim-tim tangguh seperti Giant Asia Racing Team Taiwan, Aisan Racing Team dan Skil Shimano Belanda.
Sementara lainnya, CCC Solo (peringkat 10), Jatim Muda (peringkat 13), CCN Dodol Picnic Garut (peringkat 14), BKCC Tangerang (posisi 15), dan Dispora Jatim Track (peringkat 20).
Sedangkan pembalap perseorangan Indonesia yang bisa bersaing, dua pembalap, yakni Tonton Susanto (peringkat ke-lima) dan Hari Fitrianto (peringkat ke-delapan). Sementara, yang lainnya hanya sebagai 'pelengkap' lomba.
Sementara itu, pada etape ke V yang melombakan nomor kriterium sejauh 51 km di sekitar Gedung Negara Grahadi itu, pembalap asal Drapac Porsche Development, Mitchell Docker tampil sebagai juara dengan catatan waktu satu jam enam menit dan 38 detik.
Docker unggul adu sprint dengan posisi kedua dan ketiga Erik Hoffman (Giant Taiwan) dan Bernard Sulzberger (L2A Malaysia).
Sedangkan pembalap Puslatda Jatim, Ferinanto yang diharapkan mampu mengambil gelar di etape terakhir ini, hanya mampu di peringkat keempat.
Hasil Lengkap 'TdEJ' 2008: Pimpinan Umum Perseorangan U-23: (White Jersey) 1. Roman Zhiyentayev (Kazhaktan) 12:31:42 2. Pip Grinter (Draspac) 12:36:12 3. Vladimir Yesid Lopes (PSN) 12:37:51
Raja Tanjakan: (Red Jersey) 1. Hossein Askari (Tabriz) 19 points 2. Erik Hoffman (Giant) 12 points 3. Ghader Mizbani (Tabriz) 9 points
Raja sprint: (Green Jersey) 1. Anuar Manan (L2A) 18 points 2. Abdelbaset Hanacchi (Doha) 15 points 3. Dyadichkin Vyacheslav(PSN) 8 points
Pimpinan Umum Perseorangan: (Yellow Jersey) 1. Ghader Mizbani (Tabriz) 12:25:34 2. Ahad Kazemi (Tabriz) 12:27:08 3. Jai Crawford (Marcopolo) 12:27:27
Pimpinan Umum Beregu (Tim): 1. Tabriz Petrochimical Team 37:20:37 2. Polygon Sweet Nice Team 37:43:34 3. Giant Asia Racing Team 37:43:58. (*/bun)