< >

Avram Grant Berikan Tekanan Untuk MU

Minggu, 06 April 2008 18:25
Kapanlagi.com - Avram Grant yakin Manchester United akan mulai merasakan tekanan dalam perburuan gelar juara Liga Utama Inggris setelah Chelsea mendekat menjadi hanya tertinggal dua poin dari sang pemimpin klasemen.

Kemenangan 2-0 Chelsea di Manchester City pada Sabtu, berkat gol bunuh diri Richard Dunne dan tendangan Salomon Kalou pada babak kedua, mengurangi defisit poin dua tim teratas, 24 jam sebelum United menghadapi Middlesbrough.

Dan karena pasukan Sir Alex Ferguson masih harus tandang ke Stamford Bridge pada 26 April, Grant yakin juara musim ini baru akan ditentukan pada pertandingan terakhir.

"Saya pikir jika anda bertanya kepada Alex dan para pemainnya, kami telah menempatkan mereka dalam tekanan selama tiga bulan terakhir kerena kami menang hampir dalam seluruh pertandingan," kata Grant.

"Saya pikir mereka belum akan memastikan gelar juara hingga akhir musim. Kami telah melakukan tugas kami dan sekarang tinggal berharap hasil terbaik (untuk Chelsea) di Middlesbrough," tuturnya.

Posisi Grant di Chelsea tengah terancam setelah mereka kalah dari Tottenham di final Piala Liga dan kalah dari Fenerbahce pada pertandingan pertama perempatfinal Liga Champion.

Tetapi sang manajer yakin dekatnya Chelsea dengan pemimpin klasemen Liga Utama Inggris menunjukkan seberapa jauh tim itu berkembang di bawah kepemimpinannya.

"Ketika saya mengambil alih, Manchester City unggul lima poin dari kami dan Liverpool dan Arsenal juga di atas kami. Jadi tim ini telah bekerja sangat baik," ujarnya.

"Tidak mudah untuk mengikis perbedaan poin yang besar tetapi saya tahu sepak bola adalah sepak bola dan apapun bisa terjadi," tambah Grant.

Kemenangan 1-0 di Stamford Bridge atas Fenerbahce Selasa nanti akan cukup bagi Chelsea untuk lolos ke empat besar Liga Champion dan Grant mengistirahatkan Didier Drogba saat menghadapi City guna mengantisipasi pertandingan tersebut.

Akan tetapi walau sangat diunggulkan, manajer asal Israel itu menolak untuk menyatakan skuadnya akan menang mudah.

"Sebelum pertandingan saya tidak tahu apa hasilnya. Kalau tahu maka saya akan jadi petaruh dan mungkin sudah menjadi miliuner," ucapnya.

"Tetapi saya tahu apa yang kami harapkan dan apa yang bisa kami lakukan. Kami bermain bagus di Istambul. Mereka adalah tim yang bagus, pelatih yang sangat bagus. Saya tahu kami bisa menang tetapi tidak akan mudah," paparnya.

Eriksson Tetap Optimistis

Manajer City Sven-Goran Eriksson menegaskan ia tetap optimistis akan peluang timnya untuk mendapat jatah ke kejuaraan Eropa musim depan meski mereka kembali menelan kekalahan.

City hanya tiga kali menang dalam 16 laga terakhir di Liga Utama Inggris. Hasil yang membuat posisi manajer asal Swedia itu tidak aman. Walau demikian Eriksson menegaskan masih melihat tanda-tanda perbaikan.

"Jika anda bertanya kepada saya pekan lalu di Birmingham maka saya akan mengatakan bahwa musim ini kami dalam bahaya karena performa yang sangat buruk," katanya.

"Tetapi kali ini, tidak. Saya pikir kami memiliki tim yang muda, tiga gelandang tengah dan mereka bisa menyaingi pemain Chelsea yang sangat berpengalaman. Saya tidak terlalu depresi dibandingkan sepekan lalu," jelasnya.

"Saya belum berbicara dengan pemilik klub tetapi saya pikir ia akan lebih gembira. Anda tidak pernah gembira jika kalah tetapi hari ini saya merasa jauh lebih baik daripada sepekan lalu karena mereka tidak menyerah, mereka berjuang, semangatnya sudah benar," papar Eriksson.

City tampaknya akan menjalani sisa musim tanpa bek muda Nedum Onuoha yang bahunya cedera setelah terjatuh pada babak kedua pertandingan itu. (*/bun)