Toyota Astra Motor Kembangkan Bisnis Aksesoris Mobil
Kapanlagi.com - Produsen otomotif Toyota melalui Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT Toyota Astra Motor (TAM) mengembangkan bisnis aksesoris mobil yang permintaannya terus meningkat dengan menggandeng pemasok lokal dan mengembangkan desain dalam negeri."Tahun lalu rata-rata pembelian aksesoris tambahan mobil Toyota mencapai Rp 575 ribu per," kata Presdir TAM Johnny Darmawan di Jakarta, Senin, pada penjelasan lomba desain aksesoris mobil tingkat mahasiswa. Jumlah tersebut sekitar 44% dari total rata-rata belanja aksesoris mobil konsumen di dalam negeri pada tahun lalu, yang berdasarkan data TAM, mencapai sekitar Rp1,3 juta per unit untuk aksesoris resmi produsen mobil. Besarnya potensi pasar bisnis aksesoris tersebut, diakui Johnny, mendorong Toyota mengembangkan bisnis tersebut dengan membuat bagian khusus yang menangani pembuatan aksesoris resmi mobil Toyota di bawah TAM pada tahun 2006. "Aksesoris lebih banyak digunakan pada mobil penumpang seperti MPV (kendaraan serba guna) dan SUV (sport utilities vehicle) dan penjualan aksesoris Toyota terbesar berasal dari SUV seperti Toyota Rush," katanya. Kendati demikian, TAM juga telah mengembangkan aksesoris untuk Toyota Kijang Innova dan Avanza bahkan truk Dyna. Aksesoris yang telah dikembangkan antara lain vleg untuk Innova G dan V, talang air untuk Avanza, dan griil pada Rush, yang juga diekspor ke Malaysia. "Bisnis aksesoris ini sangat prospektif, karena itu kami akan mengembangkannya dengan menggandeng potensi desain dari para mahasiswa," ujar Deputi Kepala Perencanaan Pemasaran dan Hubungan Konsumen TAM, Widyawati. Apalagi, lanjut dia, mobil dengan usia di atas 20 tahun pun merupakan potensi pasar mengingat di Indonesia mobil dengan usia di atas 15 tahun pun masih banyak digunakan. "Tahun depan kami memproyeksikan penjualan aksesoris Toyota bisa mencapai Rp650 ribu per mobil," ujarnya. Pada tahun ini TAM menargetkan penguasaan pasar mobil sebesar 34% dari proyeksi penjualan mobil nasional sekitar 500 ribu unit. Lomba Desain Terkait dengan pengembangan bisnis aksesoris, TAM akan menyelenggarakan lomba desain aksesoris mobil di kalangan kampus untuk menjaring desain kreatif aksesoris berbasis selera konsumen Indonesia yang diharapkan juga bisa diterima di pasar global. "Selain lomba, kami akan mengadakan workshop (bengkel kerja) desain untuk memperkenalkan desain produk yang dibutuhkan konsumen baik masyarakat maupun pelaku industri, khususnya otomotif, sehingga desain yang tercipta tidak hanya bagus dari sisi estetika, tapi juga sisi fungsi dan bisa dipakai untuk produksi massal," ujar Direktur Pemasaran Joko Trisanyoto. Pada lomba tersebut TAM menggunakan Kijang Innova sebagai contoh studi, mengingat kendaraan tersebut dikembangkan Toyota berdasarkan penelitian terhadap kebutuhan dan selera keluarga di Indonesia. Menurut Widyawati, potensi desainer produk atau aksesoris mobil di Indonesia sangat besar mengingat banyak perguruan tinggi mengembangkan jurusan desain seperti ITB, Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Trisakti. (*/lin) |