< >

Persiraja Banda Aceh Ditangani Pemprov Aceh

Senin, 07 April 2008 17:01
Kapanlagi.com - Tim kesebelasan Persiraja Banda Aceh menghadapi kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia kemungkinan akan ditangani Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menghadapi musim kompetisi 2008/2009.

"Mulai musim ini, Persiraja Banda Aceh tidak lagi ditangani Pemerintah Kota Banda Aceh, tapi sudah dialihkan ke provinsi," kata Walikota Banda Aceh, Mawardy Nurdin yang juga Ketua Umum Persiraja di Banda Aceh, Senin.

Dikatakan, dirinya sudah bertemu dengan Gubernur, Wagub, Sekda, dan Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, untuk membicarakan masalah Persiraja, dan Gubernur setuju tim kebanggaan masyarakat Aceh itu akan ditangani provinsi.

Struktur organisasinya nanti, Persiraja akan dipimpin oleh Wagub Muhammad Nazar dan Walikota Banda Aceh sebagai wakil, ujarnya.

Menyinggung masalah dana, Mawardi menyatakan, selain dibantu dari dana APB Aceh melalui Dispora, juga akan didukung dari sponsor, antara lain Bank Permata dan Bank BPD Aceh.

Dengan adanya dukungan dari Pemprov dan swasta, maka Persiraja akan tetap eksis dan bisa ikut kompetisi Liga Indonesia, tutur Mawardy.

Disebutkan, dalam waktu dekat ini, Wagub akan melakukan rapat untuk membicarakan persiapan Persiraja menghadapi Liga Indonesia, termasuk membahas masalah kontrak pemain.

"Jadi, soal Persiraja tidak ada masalah lagi, dan seluruhnya akan ditangani provinsi dengan Ketua Umumnya Wagub. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena tim kesayangan mereka akan tetap tampil," katanya.

Mawardy menyatakan, pengalihan tersebut dilakukan, karena Pemko Banda Aceh tidak mampu menanganinya lagi, setelah anggaran melalui APBD untuk klub tersebut tidak ada lagi.

Pada musim sebelumnya, biaya operasional Persiraja didanai dari APBD, namun sejak 2008 dihentikan, setelah adanya instruksi menteri Dalam Negeri yang tidak membenarkan mengeluarkan dana rakyat bagi sepak bola.

Untuk musim mendatang Persiraja sedikitnya membutuhkan Rp11 miliar, sehingga untuk membiayai klub tersebut harus minta dukungan dari Pemerintah Aceh.

"Kita terus berusaha agar Persiraja tetap mengikuti kompetisi Ligina, karena kesebelasan tersebut sudah menjadi kebanggaan masyarakat Aceh," ujarnya.

Menyinggung soal gaji pemain Persiraja yang belum dibayar, Mawardy menyatakan, masalah itu akan segera diselesaikan dalam bulan ini juga.

"Kita akan segera menyelesaikan masalah gaji pemain yang tinggal satu bulan lagi. Kita tidak ingin ada masalah menjelang kompetisi Ligina mendatang," demikian Mawardy Nurdin. (*/cax)