Slank: Mereka Tak Perlu 'Kebakaran Jenggot'

Kapanlagi.com - 'Mau tau gak, mafia di Senayan, kerjaannya buat aturan? Bikin UUD, ujungnya duit'.

Begitulah sepenggal lirik kontroversial lagu Gosip Jalanan milik Slank. Gara-gara lagu ini, Kaka cs kini jadi sorotan tajam anggota dewan. Sejatinya, lagu tersebut diambil dari album PLUR di tahun 2004. Baru ada masalah saat lagu tersebut dibikin dalam album kompilasi Slank anti-korupsi.

Dan sampai saat ini pun sebenarnya belum ada tindakan apapun dari para wakil rakyat terhormat tersebut. Jadi Slank merasa tak perlu 'kebakaran rambut', kalau mereka saja tak 'kebakaran jenggot'.

Dalam preskon di mabes Slank, Gang Potlot 3, Selasa (8/4) sore, Bimbim secara santai mengatakan kalau hal semacam itu tidak benar, kenapa mereka harus 'kebakaran jenggot'.

"Saya pikir terlalu kecil untuk diributkan, kita komit untuk tidak komitmen. Ya, terserah masyarakat yang bisa menilai," katanya kalem.

Bahkan Bimbim mencoba membandingkan saat di era Soeharto, kritik semacam itu damai-damai saja, sebaliknya di era reformasi penuh kebebasan berekspresi malah sebaliknya.

"Tapi ini resiko, buat kritik pasti suatu saat ada yang tidak terima. Kita hanya merasa risau selama 20 tahun buat lagu bertema sosial, belum pernah ditegur seperti ini," ujar Bimbim.

Kalaupun nanti terjadi pencekalan karena dianggap melanggar kode etik, Slank akan menyerahkan saja semua penilaian pada masyarakat. "Kita sebagai seniman hanya menyampaikan saja," kata salah satu personel asli Slank ini. (kpl/ant/bun)

©2003-2007 KapanLagi.com