Advertisement
 
Selasa, 08 April 2008 18:13
Permintaan Tembakau Temanggung Terus Meningkat
Kapanlagi.com - Areal tanaman tembakau di Kabupaten Temanggung pada musim tanam 2008 diperkirakan meningkat dari tahun 2007 karena beberapa pabrik rokok menambah permintaan.

"Kendati harga tembakau di musim panen tahun lalu sempat terpuruk, namun tahun ini beberapa pabrik rokok menambah permintaan tembakau, maka diprediksi luas areal tanaman bakal meningkat," kata Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Kehutanan Perkebunan dan Konservasi Sumber Daya Alam Kabupaten Temanggung, Moch Slamet, di Temanggung, Selasa.

Namun, dia menyatakan belum mengetahui secara pasti berapa kenaikan luas arel lahan tembakau di Temanggung tahun ini.

Ia menyebutkan, tahun 2007 Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Tengah menetapkan luas areal tanaman tembakau di wilayah Temanggung sebanyak 11.750 hektar.

Menurut dia, musim tanam tahun lalu kapasitas produksi tanaman tembakau 0,6 ton per hektar. Tahun ini kapasitas produksi ditarget meningkat menjadi 0,61 ton per hektar. Untuk luas areal 11.750 hektar, katanya, mampu berproduksi 7.050 ton.

"Tahun ini ditargetkan ada kenaikan kapasitas produksi menjadi 7.200 ton. Apabila target produksi naik, secara otomatis luas areal lahan pun meningkat," katanya.

Menurut dia, target peningkatan produksi itu hanya dapat dicapai apabila didukung kondisi cuaca yang bagus. "Apabila saat memasuki musim tanam masih banyak turun hujan seperti sekarang, tentu akan menyulitkan tanaman tembakau mencapai target produksi," katanya.

Ia mengatakan, beberapa pabrik rokok tahun ini akan meningkatkan volume pembelian tembakau, antara lain PT Gudang Garam permintaannya naik hingga 1.000 ton. Tahun 2007 permintaan dari PT Gudang Garam sebanyak 5.500 ton tembakau kering dan tahun 2008 menjadi 6.500 ton tembakau kering.

Ia memperkirakan, peningkatan volume pembelian tembakau juga akan diikuti sejumlah pabrik rokok lain.

"Kondisi ini menyebabkan gairah masyarakat Temanggung untuk menanam tembakau pun semakin meningkat, sehingga terjadi kenaikan luas areal lahan tanaman tembakau," katanya. (*/rsd)


Tak banyak artis Indonesia yang memiliki tato unik seperti ini. Siapakah nama pemilik tato yang pernah bermasalah di pengadilan gara-gara menimpuk Andika dengan high heels-nya ini:

Masayu Anastasya
Ratu Felisha
Andi Soraya
Lucky Resha
Fairuz A Rafiq



 

©2003-2008 KapanLagi.com