"Maunya lebih besar lagi tapi karena keterbatasan anggaran, kita hanya bisa memberi uang saku Rp58 ribu per hari," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu, Surya Chandra Rahman.
Nilai uang saku yang diberikan itu mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang hanya Rp30 ribu per hari.
Terkait dengan aksi protes para atlet akibat lambannya penyaluran dana TC (try out), menurut dia, itu karena kekurangmengertian dari para atlet dalam penganggaran saat ini.
Menurut dia, dana untuk kegiatan olahraga saat ini masuk dalam anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, karena itu harus melalui pembahasan di DPRD.
Jika sebelumnya, dana kegiatan olahraga diberikan dalam bentuk bantuan langsung turun ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di daerah, sehingga bisa langsung disalurkan.
"Kita telah beri penjelasan baik pada atlet maupun pengurus Pengda, dan mereka mengerti. Semuanya tetap menjalani TC dengan maksimal sehingga pada PON nanti bisa meningkatkan prestasinya," katanya.
Ketua Harian KONI Provinsi Bengkulu, Zainal Abiddin menjelaskan, Provinsi Bengkulu mengikuti 15 cabang olahraga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII, diantaranya gulat, angkat besi, binaraga, renang, taewondo, atletik, tenis meja dan tinju..
"Kita meloloskan 42 atlet untuk 15 cabang di PON VII nanti. Atlet yang dikirim ke PON XVII itu mereka yang telah menunjukkan prestasinya, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional," katanya.
Ia mencontohkan dua atlet gulat yakni Subki dan Rudi Septadi (22) menjadi "pelanggan" peraih medali pada ajang PON serta menjadi atlet Indonesia untuk Sea Games.
Gulat selama ini menjadi andalan Bengkulu meraih medali pada even nasional. Pada PON XVI di Palembang, seluruh pegulat Bengkulu meraih medali.
"Pada PON XVI kita mendapat empat perak dan satu perunggu yang diraih lima pegulat yang kita kirim," ujarnya.
Ia yakin atlet yang dikirim untuk semua cabang mampu menunjukkan prestasi terbaiknya, dan meraih medali.
Mengenai peringkat pada PON XVII, Zinal optimis akan lebih baik dibandingkan saat PON XVI di Palembang pada 2004 lalu.
"Pada PON XVI lalu, kita menempati peringkat di atas 20-an, mudah-mudahan pada PON XVII akan lebih baik," ujarnya. (*/rsd)