"Meski yang bersangkutan menjadi tumpuan harapan untuk merebut medali di nomor lempar lembing putra, tetapi karena tidak disiplin dan sering absen dalam latihan, maka terpaksa kita coret dari daftar kontingen PON Sulsel," kata pelatih atletik setempat Benny Huwae di Makassar, Rabu.
Atlet yunior Akil akan menggantikan Parto di nomor yang sama, namun petunjuk tentang penggantian atlet masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) dari PB PASI dan PB PON, kata Benny .
Meski belum ada Juklak mengenai penggantian atlet di nomor yang sama namun prestasi Akil terus mengalami kemajuan, sehingga diharapkan bisa tampil di PON XVII yang akan berlangsung 6-17 Juli 2008 di Samarinda Kaltim.
Lemparan akil mencapai 56,92 meter, berada di atas lemparan Parto pada tes terakhir yang terus mengalami penurunan yakni 55,72 meter dari sebelumnya pada Kejurnas atletik 2007 58,52 meter dan pada Pomnas di Banjarmasin mencapai 56,81 meter.
Di nomor lempar lembing, Sulsel juga meloloskan satu atlet putri Ayu Aryandini yang saat ini mengikuti pendidikan dan latihan di Sekolah Olahraga Ragunan Jakarta.
Prestasi Ayu hingga saat ini menempati posisi kedua nasional di bawah prestasi rekannya sesama siswa Ragunan dengan lemparan sejauh 53,65 meter.
Untuk mengasah kemampuan atlet putri Sulsel tersebut, pengprov PASI Sulsel berencana untuk menarik kembali atletnya berlatih di Makassar sebelum berangkat menuju PON.
Dua atlet PASI Sulsel lainnya yang telah mengantongi tiket ke PON XVII adalah Isuri yang akan turun di nomor jalan cepat 20.000 meter putri dan Amir Said di nomor yang sama dengan jarak tempuh 10.000 meter putra. (*/rsd)