Pertamina Region I, mulai Kamis (10/4) ikut menurunkan harga jual elpiji kemasan tabung 50 kg menjadi Rp6.804 per kg dari Rp.7.932 per kg, sesuai SK Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina tentang Diskon Harga Jual Elpiji Kemasan Tabung 50 KG pada tanggal 8 April 2008.
"Pertamina Region I menjalankan kebijakan sesuai ketentuan tentang diskon harga bagi elpiji 50 kg," kata Asisten Customer Retail BBM Region I, Rustam Aji, di Medan, Rabu.
Pemberian insentif berupa diskon itu dimaksudkan untuk mendorong konsumen elpiji 50 kg yang terdiri dari para pengusaha, tidak mengambil hak masyarakat dengan membeli elpiji tabung 12 kg.
Dia menjelaskan, penjualan tabung elpiji 50 kg di Sumut pada tahun lalu mencapai 185 ribu tabung dari total penjualan elpiji di daerah itu sebanyak 48 ribu metrik ton atau naik tujuh persen dari realisasi tahun 2006.
Sementara penjualan elpiji dalam bentuk bulk sebanyak 7.500 metrik ton dan 3,4 juta untuk tabung 12 kg.
Menyangkut isu kenaikan harga elpiji 12 Kg, menurut dia, belum ada kebijakan ke arah itu.
"Tidak ada kenaikan harga dan Pertamina terus berupaya menjaga stok elpiji 12 kg guna memenuhi kebutuhan masyarakat walaupun bisnis elpiji itu terus mengalami kerugian," kata Rustam.
Kerugian di Pertamina Region I pada 2007 misalnya mencapai Rp 360 miliar.
Stok elpiji di Depot Elpiji Tandem dan Pangkalan Susu per 9 April sebanyak 1.230 metrik ton. "Pertamina juga mewanti-wanti ke-49 agen untuk melancarkan distribusi," katanya. (*/rsd)