< >

AS Punya Konsulat di Tibet

Kamis, 10 April 2008 10:58
Kapanlagi.com - Kementerian Luar Negeri AS ingin membangun sebuah konsulat di Tibet di mana China sejauh ini hanya memberikan akses terbatas dan tidak memadai kepada diplomat-diplomat Amerika, kata Menteri Luar Negeri Condoleezza Rice, Rabu.

"Kami mengkaji kemungkinan untuk membangun sebuah konsulat di Tibet," kata Rice kepada Komite Pendanaan Senat.

AS "telah sangat aktif meminta pemerintah China mengambil tindakan yang lebih baik untuk berurusan dengan kekuatan moderat di Tibet seperti Dalai Lama, dan mereka seharusnya terbuka bagi dialog dengannya," katanya.

Rice mengatakan kepada komite itu, AS "mendesak akses konsuler bagi diplomat-diplomat untuk memasuki Tibet. Kami memperoleh sejumlah akses terbatas, namun terus terang itu tidak cukup bagus."

Mengenai kemungkinan pembangunan sebuah konsulat di Lhasa, ibukota Tibet, ia mengatakan, "Itu berada dalam daftar internal yang perlu dikaji bila kita bisa melakukannya."

Kekerasan meletus di Tibet pada 14 Maret setelah protes damai beberapa hari di Lhasa untuk menentang kekuasaan China yang telah berlangsung 57 tahun dan segera meluas ke bagian-bagian lain China yang berpenduduk orang Tibet.

Para pemimpin Tibet di pengasingan mengatakan, 150 orang tewas selama penumpasan oleh China terhadap demonstrasi-demonstrasi itu. China menekankan bahwa mereka bertindak dengan pengendalian diri dan tidak membunuh siapa pun serta menyalahkan para "perusuh" Tibet atas kematian 20 orang.

Washington berulang kali mendesak China mengendalikan diri dalam menghadapi pemrotes di sana dan membuka dialog dengan pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama. (*/cax)