Dua sepeda-motor polisi dibakar dan dua mobil dirusak selama bentrokan satu jam di luar masjid nasional Baitul Mokarram dekat istana presiden.
Bentrokan itu terjadi ketika polisi menghentikan pawai ratusan aktivis Khalafat Majlis, sebuah kelompok muslim garis keras yang memprotes usulan kebijakan mengenai hak-hak wanita.
Bentrokan itu berlangsung selama lebih dari satu jam sampai bantuan untuk polisi datang dan keadaan terkendali.
"Kami harus bertindak karena segala bentuk protes jalan dilarang berdasarkan undang-undang keadaan darurat yang sedang diberlakukan," kata seorang perwira kepolisian.
Seorang pemimpin protes mengatakan, mereka ingin berpawai ke kantor penasihat utama, kepala pemerintah sementara, untuk menyampaikan nota protes atas kebijakan yang direncanakan mengenai hak-hak wanita.
Sebagian besar muslim garis keras menyatakan bahwa kebijakan yang diusulkan itu, yang menyarankan pembagian yang setara dari harta warisan diantara saudara laki-laki dan perempuan, bertentangan dengan hukum perwarisan yang ada dalam Kitab Suci Al-Quran. (*/rsd)

Masayu Anastasya
Ratu Felisha
Andi Soraya
Lucky Resha
Fairuz A Rafiq


