< >

Anggota FPKS Bengkulu Dukung Slank

Jum'at, 11 April 2008 08:12
Kapanlagi.com - Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Provinsi Bengkulu, Elvis Bakri, mengaku mendukung grup musik Slank memberikan kritik terhadap DPR lewat lagu bertajuk Gosip Jalanan.

"Kita malah berharap lebih banyak lagi masyarakat atau musisi yang melakukan hal itu. Apa yang dilakukan oleh Slank itu positif, dan merupakan bagian dari demokrasi," katanya di Bengkulu, Kamis (10/4).

Para personel grup Slank merupakan bagian dari masyarakat yang berhak menyampaikan aspirasi dan kritikan terhadap siapapun, termasuk DPR dan pemerintah.

Ia juga menyayangkan sikap berlebihan dari beberapa anggota DPR terhadap kritikan itu, bahkan ada wacana untuk menempuh jalur hukum.

Menurut dia, sikap Slank yang masih mau memberikan kritik, seharusnya diberi apresiasi positif, dan tidak selayaknya direspon dengan emosional.

DPR seharusnya senang ketika ada pihak yang masih mau mengkritik, karena menunjukkan masih ada masyarakat yang peduli dan memperhatikan lemaga tersebut.

Politisi muda itu justru prihatin kalau tidak ada yang memberikan kritik pada DPR, karena menunjukan masyarakat tidak peduli lagi dengan DPR, yang selama ini selalu mengaku mewakili rakyat.

"Selama ini DPR termasuk DPRD selalu menyatakan mewakili rakyat, tapi kalau rakyat tidak peduli lagi, perlu dipertanyakan rakyat yang mana yang mendukungnya," katanya.

Elvis juga berharap DPR tidak menjadi lembaga yang 'over body', yang hanya mau mengkritik tapi tidak bersedia dikritik dan selalu mendengung-dengungkan demokrasi tapi tak menghargai demokrasi.

Anggota DPR, duduk di Senayan karena dipilih oleh rakyat, karena itu sebagai pihak yang memiliki, masyarakat berhak memberikan kritik bahkan memarahi anggota DPR sebagai wakilnya, kalau dinilai bermasalah.

Ia juga menilai jika masih ada anggota DPR yang tersinggung dengan lagu Gosip Jalanan itu, berarti mentalnya masih sama dengan para pejabat era Orde Baru.

Terkait bunyi syair lagu Slank, 'Mau tau nggak mafia di Senayan, hanya tukang buat peraturan...', menurutnya, apa yang diutarakan Slank lewat lagunya itu sebenarnya sudah menjadi rahasia umum.

"Banyak kok buktinya, mulai kasus BLBI sampai yang terbaru ditangkapnya Al Amin Nur Nasution," katanya. Karena itu, kalangan anggota DPR tidak perlu tersinggung. Kalau masih ada yang tersinggung berarti memang perlu ditindaklanjuti. (*/bun)

Lihat Profil: Slank



Galeri Foto Slank
Slank vs DPR
Slank dan KPK
Konser Ultah Ke 24 Slank
Jumpa pers konser 24th Slank Fest


Arsip Foto Slank
054.jpg
053.jpg
052.jpg
051.jpg