Microsoft punya solusi untuk yang sering terjebak kemacetan lalu lintas ini. Layanan berbasis web punya Microsoft ini dapat memberi tahu Anda dimana titik kemacetan dan jalur alternatif yang dapat Anda ambil agar terhindar dari kemacetan.
Layanan yang disebut Clearflow ini sudah dikembangkan sejak 5 tahun lalu di laboratorium Microsoft. Layanan anti kemacetan yang sebelumnya ditawarkan Microsoft masih punya beberapa kelemahan. Misalnya bila di jalan layang terjadi kemacetan, maka sistem akan mengarahkan ke jalan terdekat dengan asumsi bahwa jalan tersebut akan sepi. Tapi kenyataannya kadang malah terbalik. Jalan alternatif yang disarankan malah lebih parah dari jalan sebelumnya.
Dengan teknologi baru ini, Microsoft mengklaim bahwa informasi yang diberikan akan lebih akurat. Bisa saja sistem ini menyarankan agar tetap berada di jalur yang macet dengan perhitungan bahwa mengambil jalan lain akan membutuhkan waktu lebih lama lagi. Untuk mencapai hasil seperti ini Microsoft menggunakan beberapa lapis teknologi yang disusun untuk mencapai kecerdasan buatan yang maksimal.
Proyek ini berawal dari kejengkelan Eric Horvitz, seorang peneliti kecerdasan buatan di Microsoft, yang terjebak kemacetan saat mencari sebuah restoran di Seattle. sistem GPS di mobilnya menyarankan mengambil jalan alternatif yang ternyata malah membuat Eric terjebak kemacetan yang lebih parah.
Menurut Eric, untuk membuat sebuah sistem yang sempurna, harus benar-benar memahami seluruh kota. Microsoft lalu menyusun algoritma untuk memahami pola kemacetan yang terjadi. Microsoft bahkan mengumpulkan data perjalan yang diambil dari para karyawan yang dengan sukarela membawa GPS dalam mobil mereka. Setelah mengumpulkan data selama 4 tahun, mesin ini berhasil memetakan 16.500 perjalanan yang menempuh jarak sepanjang 125 ribu mil di 819 ribu bagian jalan di Seattle.
Hasil simulasi dari kota Seattle ini kemudian diterapkan untuk kota-kota berikutnya berdasarkan data-data setempat. Bukan cuma itu, Microsoft juga memasukkan variabel waktu, cuaca, dan variabel lain termasuk acara pertandingan olah raga. Saat ini Microsoft sudah bisa memberikan layanan ini untuk 72 kota di Amerika Serikat secara gratis sebagai bagian dari layanan Live.com.
Sepertinya Microsoft tak mau ketinggalan dengan Google yang jumlah layanannya semakin hari semakin membengkak saja. (tec/roc)