Hicks, yang memiliki Liverpool bersama George Gillet, mengirim surat setebal tiga halaman kepada Parry pada Kamis yang memintanya untuk mengundurkan diri.
Pebisnis asal Amerika Serikat itu diyakini kecewa dengan keputusan Parry untuk memihak Gillet saat dua pemilik Liverpool itu terlibat pertikaian.
Hicks juga yakin Parry telah gagal mendapatkan pemain yang diinginkan pelatih Rafa Benitez dan tidak bisa memenuhi target pendapatan dari penjualan pernak-pernik klub.
Namun Parry melawan dan mengatakan kepada Hicks untuk tidak mengalihkan perhatian dari keberhasilan tim itu lolos ke semifinal Liga Champion pekan ini.
"Pekan ini, bukan saya yang seharusnya menjadi berita, beritanya seharusnya mengenai tim. Ini `serangan` kepada pemain, manajer, dan penggemar, di pekan di mana kami mengalami lagi kejayaan di Eropa," kata Parry kepada Sky Sports News.
"Saya belum melihat surat itu. Kalian sepertinya lebih tahu soal surat itu. Keluarga saya juga melihat surat itu di Sky Sports," jelasnya.
Hicks ingin membeli saham milik Gillett setelah kemitraan bisnis mereka pecah tetapi mereka tidak bisa mencapai kata sepakat. Akibatnya, tawaran dari Dubai Investment Capital (DIC) pun terbengkalai.
Parry menegaskan bahwa guncangan terhadap posisinya itu adalah tanda bahwa situasi kepemilikan yang tidak stabil itu butuh penyelesaian segera.
"Tidak ada individu, khususnya saya, yang lebih besar daripada klub. Klub akan baik-baik saja tetapi sekali lagi ini menunjukkan kurangnya persatuan di tingkat atas," ujarnya.
Meski posisinya terancam, Parry mendapat dukungan penuh dari Gillett.
"Rick Parry tetap mendapat dukungan penuh dari kami. Setiap keputusan untuk memberhentikan dia, harus mendapat persetujuan penuh dari dewan Liverpool yang terdiri dari enam orang --saya, Foster (anak Gillett), David Moores, Rick sendiri, Tom Hicks dan Tom junior," tutur Gillett kepada Liverpool Echo.
"Kami belum pernah melihat surat yang ditanyakan dan tidak ambil bagian dalam hal itu."
"Kami tidak bisa berkomentar mengenai hal itu secara rinci karena kami belum pernah melihatnya. Tetapi sekali lagi saya tegaskan bahwa Rick mendapat dukungan penuh dari kami," tegas Gillett (*/cax)