< >

Perpaduan Tari Yogya - Bali Ditampilkan di PKB

Minggu, 13 April 2008 09:37
Kapanlagi.com - Tabuh dan tari khas Yogyakarta akan dikolaborasikan dengan tari Bali untuk ditampilkan dalam memeriahkan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-30, yang akan berlangsung sebulan penuh di Denpasar, Bali 14 Juni hingga 12 Juli 2008.

"Sedikitnya 25 seniman andal asal Yogyakarta akan berkolaborasi dengan 30 seniman Bali," kata Ketua Sanggar Seni Tridatu Anturan Singaraja, I Nyoman Sugita Rupiana di Denpasar Minggu.

Ia mengatakan, kolaborasi seniman andal Yogyakarta dan Bali itu mendapat dukungan dan sambutan yang positif dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yogyakarta.

Berbagai persiapan, termasuk melakukan latihan bersama segera akan dilakukan kedua belah pihak, dengan harapan mampu tampil secara maksimal.

Ke-20 seniman andal dari Yogyakarta yang akan mendukung pementasan kolaborasi Jawa-Bali itu berasal dari sejumlah desa di daerah itu yang diseleksi oleh Dinas Kebudayaan setempat.

"Mereka cukup antusias untuk mengikuti aktivitas seni tahunan di Pulau Dewata, dengan harapan dapat memperkenalkan secara luas tari stil Yogyakarta, sekaligus promosi pariwisata daerah itu," ujar Sugita.

PKB ke-30 yang mengangkat tema "Citta Wretti Nirodha", yakni Pengendalian diri Menuju Keseimbangan dan Keharmonisan telah tercatat tidak kurang dari 22 propinsi di Indonesia yang berperanserta dalam pementasan.

Selain pementasan menurut Kasubdis Kesenian Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, I Made Santha tim kesenian luar Bali itu, beberapa diantaranya ada yang ikut dalam pawai budaya serta pameran industri kecil dan kerajinan rumah tangga.

Tim kesenian tersebut antara lain dari Banten, Lampung Sulawesi Selatan,Yogyakarta, Riau, Sulawesi utara, DKI Jakarta, Lampung timur, Bangka Belitung, Maluku utara dan Kalimantan Tengah.

Mereka umumnya dikoordinir oleh Dinas Kebudayaan maupun Dinas Pariwisata daerah masing-masing sudah mengadakan koordinasi jauh sebelumnya dengan panitia PKB.

Hal itu sangat memudahkan panitia dalam menyusun jadual pentas pada pada enam panggung di Taman Budaya Denpasar, tempat berlangsungnya aktivitas seni tahunan Pulau Dewata, kata Santha. (*/erl)


BERITA TERKAIT