Advertisement
 
Senin, 14 April 2008 14:53
Kemenangan Hade Jadi Bukti Kepercayaan Masyarakat Pada Pemimpin Muda
Kapanlagi.com - Kemenangan Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (Hade) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Barat sampai saat ini merupakan bukti bahwa masyarakat sebenarnya menginginkan adanya perubahan yang dimotori oleh pada pemimpin muda.

"Ini menunjukkan, masyarakat mendambakan perubahan yang dimotori para pemimpin muda dengan ide-ide barunya," kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Razikun di Jakarta, Senin.

Menurut Muhmammad Razikun, salah satu ikon perubahan yang diinginkan masyarakat itu tercermin dalam pasangan Hade yang merupakan pasangan "anak muda" yang berusia sekitar 42 tahun.

"Young people with new idea itu tercermin pada diri Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf," katanya.

Ahmad Heryawan lahir di Sukabumi, 19 Juni 1966, sedangkan Dede Yusuf yang bernama asli Yusuf Macan Effendi lahir di Jakarta, 14 September 1966.

Hasil penghitungan suara Pilkada Jawa Barat 2008 yang dilakukan KPU Jawa Barat hingga Senin (14/4) pukul 10.30 WIB, untuk sementara pasangan Hade masih memimpin dengan perolehan suara 39,85%.

Posisi kedua ditempati pasangan H Agum Gumelar-H Nu`man Abdul Hakim (Aman) yang diusung PDIP dan PPP dengan 33,5% suara serta pasangan H Danny Setiawan-H Iwan Sulanjana (Da`i) yang diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat di urutan ketiga dengan perolehan suara sementara 26,62%.

Sementara itu berdasarkan hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan beberapa lembaga survei dan tim media massa, pasangan H Ahmad Heryawan-H Dede Yusuf juga menempati posisi teratas dengan angka sekitar 39%.

Dengan perkembangan perhitungan suara tersebut, Razikun yakin pasangan Hade yang diusung PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) itu akan memenangkan Pilkada Jabar.

Apalagi, katanya, hasil penghitungan cepat dari empat atau lima lembaga survei menunjukkan hasil yang sama yakni menempatkan pasangan Hade di urutan pertama dengan perolehan suara sekitar 38-40%.

Mengagetkan

Kemenangan di "depan mata" tersebut, diakui Razikun, cukup mengagetkan banyak pihak termasuk PKS karena sebelumnya banyak pihak yang menjagokan dua pasangan lainnya.

"Sejak awal kita memprediksi `pertarungan` di Jabar akan berat, satu kandidat (Danny Setiawan) adalah incumbent dan satu lagi (Agum Gumelar) kuat di banyak sisi. Apalagi PDIP dan Golkar dikenal memiliki basis yang kuat di Jabar," katanya.

Namun, lanjutnya, ternyata dengan mengangkat ide anak muda yang segar atau fresh dan menginginkan perubahan bisa diterima masyarakat Jawa Barat.

Ia menambahkan, seperti halnya Partai Buruh di Australia yang menang karena mengusung ide-ide anak muda yang kreatif, maka dalam Pilkada ke depan, isu tersebut patut dikembangkan.

Meski demikian, Razikun juga tidak menampik anggapan bahwa faktor keartisan Dede Yusuf juga mampu menarik simpati masyarakat. Dede Yusuf sampai sekarang adalah masih menjadi anggota DPR dari PAN.

"Selain itu, militansi para kader PKS dan PAN di lapangan juga menjadi kekuatan luar biasa yang patut dibanggakan," katanya. (*/cax)


Penjahat berkepala botak ini jadi musuh utama Superboy. Tak hanya soal menguasai dunia, dia juga berusaha merebut cinta Lana dari Clark Kent. Siapa dia:

Harry Osbourn
Lex Luthor
Lionel Luthor
Pete Ross
Harry Luthor

Lihat Profil: Dede Yusuf
Lihat Foto Galeri Dede Yusuf:
Lihat Arsip Foto Dede Yusuf:



 

©2003-2008 KapanLagi.com