< >

Temuan Granat di Dermaga Manggis Bawa Pelajaran Tersendiri

Senin, 14 April 2008 17:23
Kapanlagi.com - Ditemukannya sebuah granat nenas di dasar laut di bawah dermaga pelabuhan di Terminal Transit BBM Manggis, Kabupaten Karangasem, ternyata membawa hikmah tersendiri.

"Kita ambil positifnya saja, ternyata temuan itu membawa hikmah, yakni menjadikan kita lebih waspada dan melek atas sesuatu yang mungkin saja bisa terjadi di kawasan dermaga," kata Kepala Operasional TT BBM Manggis, Rahwono, ketika dihubungi di Manggis, Senin.

Ia menyebutkan, granat yang merupakan persenjataan organik TNI itu, pertama kali ditemukan oleh wisatawan yang melakukan kegiatan menyelam di dasar laut kawasan dermaga pelabuhan TT BBM Manggis, pertengahan pekan lalu.

Temuan wisatawan itu kemudian dilaporkan kepada pihak pelabuhan, yang kemudian meneruskannya ke jajaran Polda Bali. Tim Gegana Satbrimob Polda Bali yang diterjunkan berhasil mengangkat granat tersebut dari dasar laut.

Kapolda Bali Irjen Pol Paulus Purwoko di tempat terpisah mengatakan, granat yang ditemukan di dasar laut di bawah dermaga pelabuhan tersebut tidak untuk sabotase dan aksi kejahatan lainnya.

"Itu nampaknya sengaja dibuang oleh orang yang mulai merasa ketakutan memegang barang terlarang. Ketimbang ditangkap petugas, lebih baik dibuang saja," katanya.

Menurut Purwoko, granat yang ditemukan di bawah dermaga tersebut kondisinya sudah berkarat cukup tebal, sehingga kemungkinan besar dibuang pemiliknya dalam waktu yang telah cukup lama.

"Terlepas dari itu, kasus temuan granat di dermaga Manggis mengingatkan kita akan kemungkinan munculnya aksi terorisme di bawah laut, setelah gerakan mereka di darat banyak diketahui petugas," katanya.

Rahwono menyebutkan, bagaimanapun juga temuan tersebut belakangan dapat diambil hikmahnya tersendiri, terutama bagi aparat keamanan yang selama ini bertugas di dermaga pelabuhan Manggis.

"Kita menjadi lebih melek terhadap hal-hal yang biasa saja muncul dan mengganggu tingkat keamanan di kawasan yang adalah pemasok BBM untuk Bali dan sekitarnya," ujar Rahwono. (*/cax)