< >

Wakil China Keluar Saat Pidato Menteri Irlandia

Senin, 14 April 2008 16:39
Kapanlagi.com - Menteri Luar Negeri Irlandia, Dermot Ahern menyangkal laporan-laporan tentang terjadinya insiden diplomatik pada hari Minggu, sesudah duta besar China keluar saat Menteri Lingkungan Hidup John Gormley berpidato dan menuduh negara tersebut melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Tibet.

Cuplikan tayangan televisi menunjukkan Duta Besar China untuk Irlandia Liu Biwei, Sabtu malam, berunding dengan seorang asistennya, sebelum berjalan ke luar saat Gormley berpidato menyebut bahwa Tibet selama ini "sudah terlalu lama dieksploitasi dan tertekan dan menderita".

"Kami selalu punya hubungan baik dengan rakyat China," kata Gormley --yang memimpin Partai Hijau. Partai tersebut adalah mitra muda dari pemerintahan koalisi.

"Tetapi kami mengutuk pelanggaran HAM dan kami minta pemerintah China untuk berdialog dengan Dalai Lama," kata Gormley saat konvensi Partai Hijau.

Ahern mengatakan permintaan Gormley tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Irlandia.

"Jelas, kami mengutuk kejadian di sana dan harus ada pengendalian diri," kata Ahern kepada siaran RTE.

"China harus mengizinkan pemantau independen dan wakil media (untuk masuk ke Tibet)."

Gormley, kepada RTE, Minggu, mengatakan duta besar China telah diberitahu mengenai pernyataan tersebut sebelum dia berpidato.

Namun, Ahern mengaku dia mungkin "keseleo lidah" karena menyebut Tibet sebagai suatu negara.

Liu belum dapat diminta komentarnya, namun sekretaris pribadinya mengatakan duta besar China itu tidak akan menghadiri konvensi tersebut jika terlebih dulu tahu ucapan yang akan dikatakan Gormley.

Sekretaris pribadi tersebut merujuk pada komentar duta besar China sebagaimana yang dilaporkan RTE.

"Rakyat China cinta perdamaian dan kami ingin memiliki hubungan baik dengan rakyat Irlandia," kata Liu untuk menggambarkan bahwa pernyataan Gormley tentang Tibet sepenuhnya salah.

"Saya berharap hubungan kami, termasuk hubungan ekonomi, dapat terus berlanjut." (*/cax)


BERITA TERKAIT